BERITA TERKINI
IHSG Diperkirakan Melemah di Akhir Pekan di Tengah Sentimen Global Negatif

IHSG Diperkirakan Melemah di Akhir Pekan di Tengah Sentimen Global Negatif

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau Jakarta Composite Index (JCI) diperkirakan melemah pada akhir pekan ini seiring memburuknya sentimen pasar global dan regional. Proyeksi tersebut disampaikan dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Jumat (27/3/2026).

Tekanan pasar terjadi setelah bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada Kamis (26/3). Dow Jones melemah 1,01%, S&P 500 turun 1,74%, dan Nasdaq merosot 2,38%. Pelemahan dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik, sehingga memunculkan kekhawatiran tekanan inflasi dan menekan selera risiko investor.

Di pasar obligasi, imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik 1,84% menjadi 4,412%. Sementara itu, Indeks Dolar AS menguat 0,30% ke level 99,90.

Di pasar komoditas, mayoritas harga ditutup menguat pada Kamis (26/3). Minyak mentah WTI naik 4,61% menjadi USD 94,48 per barel dan Brent melonjak 5,66% ke USD 108,01 per barel. Harga batu bara meningkat 3,24% menjadi USD 142,00 per ton. Sementara itu, CPO turun 0,55% menjadi MYR 4.583 per ton dan emas melemah 2,88% menjadi USD 4.376 per ons.

Pasar saham Asia juga ditutup melemah pada hari yang sama. Hang Seng turun 1,89%, Nikkei turun 0,27%, dan Shanghai melemah 1,09%.

Di dalam negeri, IHSG pada perdagangan sebelumnya turun 1,89% ke level 7.164,09. Investor asing mencatatkan penjualan bersih total Rp 20.711,6 miliar, terdiri dari Rp 1.928,2 miliar di pasar reguler dan Rp 18.783,4 miliar di pasar negosiasi.

Arus keluar dana asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA sebesar Rp 555,5 miliar, disusul BBRI Rp 201 miliar dan BBNI Rp 157,1 miliar. Adapun arus masuk dana asing terbesar di pasar reguler tercatat pada AADI Rp 171,9 miliar, diikuti INCO Rp 64,3 miliar dan MEDC Rp 37,3 miliar.

Riset tersebut juga mencatat saham dengan pergerakan terbesar antara lain MEGA, GIAA, dan JPFA. Sementara saham dengan pergerakan lebih kecil antara lain ASII, TLKM, dan BMRI.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, bursa regional kembali tertekan. KOSPI dibuka turun 3,47% dan Nikkei melemah 1,27%. Samuel Sekuritas menilai IHSG berpotensi turun seiring sentimen negatif yang masih membayangi pasar global dan regional.