BERITA TERKINI
Lebih dari 500 Pelari Meriahkan GMC Runniversary di Kampus UGM

Lebih dari 500 Pelari Meriahkan GMC Runniversary di Kampus UGM

Lebih dari 500 pelari mengikuti kegiatan Gadjah Mada Medical Center (GMC) Runniversary yang digelar pada Minggu (18/1) di Sekip, Universitas Gadjah Mada (UGM). Peserta yang berasal dari sivitas akademika, staf, serta masyarakat umum menempuh rute lari sejauh 5 kilometer mengelilingi kawasan kampus UGM.

Acara yang berpusat di halaman klinik sebagai titik start dan finis itu menjadi puncak perayaan 25 tahun berdirinya GMC. Kegiatan bertajuk GMC Fun Run 2026 tersebut disebut sebagai inovasi baru dalam rangkaian peringatan ulang tahun klinik.

Kepala Klinik GMC, dr. Yayuk Soraya, menjelaskan bahwa penyelenggaraan fun run baru pertama kali dilakukan. Menurutnya, kegiatan ini dihadirkan untuk merespons antusiasme pelanggan sekaligus tren olahraga lari yang semakin digemari.

“Menyelenggarakan fun run adalah yang pertama untuk Klinik GMC. Pada perayaan ulang tahun sebelumnya, kami meramaikan dengan bersepeda santai dan jalan sehat. Kali ini, kami mencoba mengakomodasi minat pelanggan dengan mengadakan kegiatan olahraga yang menarik partisipasi luas, yaitu fun run,” ujarnya (18/1).

Rangkaian puncak perayaan dimulai dengan doa bersama dan sesi pemanasan pada pukul 06.00 WIB. Para pelari kemudian dilepas oleh pendiri GMC yang kini menjabat Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. Ali Ghufron Mukti.

Dalam sambutannya, Prof. Mukti menekankan bahwa berlari bukanlah kegiatan yang membuang waktu, melainkan investasi penting bagi kesehatan. Ia juga menyoroti nilai kebersamaan dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini memberikan ruang untuk kebersamaan. Ada sebuah ungkapan bahwa kesehatan bukanlah segalanya, tetapi tanpa kesehatan, segalanya menjadi tidak berarti,” katanya sebelum melepas peserta.

Melalui kolaborasi GMC dan BPJS Kesehatan dalam kegiatan ini, Prof. Mukti mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat. Ia menyebut empat pilar utama pencegahan penyakit di masa depan, yakni menjaga lingkungan dan perilaku sehat, berolahraga secara teratur, serta mengurangi konsumsi gula, garam, dan nasi.

Setibanya di garis finis, peserta disambut dengan minuman dan sarapan, serta menerima medali apresiasi. Setelah itu, suasana semakin semarak dengan sesi senam aerobik dan penampilan band, dilanjutkan pengumuman pelari tercepat serta pembagian puluhan door prize.

Di sela kegiatan, panitia juga menyediakan layanan kesehatan gratis, di antaranya pemeriksaan kolesterol, pengukuran tekanan darah, dan tes gula darah.

Salah satu peserta, Kay, pelari muda asal Bantul yang menjadi orang pertama mencapai finis, mengaku baru pertama kali mengikuti ajang lari di UGM. Ia mengatakan menikmati suasana pagi di sekitar kampus dan tidak menyangka menjadi yang tercepat.

“Hari ini saya benar-benar tidak ada ambisi; ini hanya fun run. Saya lari sesuai pace saya. Tidak terasa, tiba-tiba sampai finis pertama,” ujarnya.