BERITA TERKINI
Kisah Sultan Alimuddin dari Berau Akan Diangkat ke Film Kolosal "Raja Alam", Syuting hingga Makassar

Kisah Sultan Alimuddin dari Berau Akan Diangkat ke Film Kolosal "Raja Alam", Syuting hingga Makassar

Kisah perjuangan Sultan Alimuddin, raja pertama Kesultanan Sambaliung dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, direncanakan hadir di layar lebar melalui film kolosal berjudul Raja Alam. “Raja Alam” merupakan gelar yang melekat pada Sultan Alimuddin selama masa kepemimpinannya pada 1902–1960.

Proyek film ini digarap oleh sineas putra daerah Berau, Yayan, yang disebut memiliki rekam jejak di industri layar kaca nasional. Ia menyampaikan bahwa pengangkatan kisah Sultan Alimuddin bertujuan memperkenalkan sosok sang tokoh kepada generasi muda dan masyarakat luas secara visual. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui detail jasa Sultan Alimuddin, terutama terkait konsistensinya melawan penjajahan Belanda di Berau.

“Kami ingin mengabadikan sejarah ini melalui layar lebar agar masyarakat tahu siapa sebenarnya tokoh perkasa dari Berau ini. Hasil produksi ini diharapkan menjadi pengingat akan jasa besar beliau bagi tanah air,” kata Yayan, Sabtu (24/1/2026).

Karena film mengambil latar era penjajahan, tim produksi menyatakan berhati-hati dalam penyusunan skenario. Mereka melakukan riset terhadap literatur dan arsip sejarah agar alur cerita tetap akurat dan tidak melenceng dari fakta. Saat ini, produksi berada pada tahap pematangan skenario serta perampungan detail teknis sebelum pengambilan gambar dilakukan secara menyeluruh.

Lokasi syuting film tidak hanya berpusat di Kabupaten Berau. Sesuai alur sejarah, sebagian pengambilan gambar juga direncanakan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasi tersebut dipilih untuk menggambarkan masa ketika Sultan Alimuddin diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda akibat perlawanannya.

Yayan menyebut rencana produksi film Raja Alam telah memperoleh dukungan dari berbagai pihak. Selain diharapkan menjadi media edukasi sejarah, film ini juga ditargetkan dapat memantik rasa nasionalisme penonton sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan para tokoh dari Berau.

Proses awal produksi disebut telah berlangsung sejak akhir 2025. Dengan persiapan yang berjalan, film kolosal Raja Alam ditargetkan tayang di bioskop pada tahun ini, sekaligus mendukung momentum pengusulan gelar pahlawan nasional bagi Sultan Alimuddin.