Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar rapat koordinasi lanjutan untuk memfinalisasi Laporan dan Policy Brief Indonesia Disaster Management Summit (IDMS) 2025. Rapat berlangsung pada 20 Januari 2026 secara daring melalui Zoom dan melibatkan perwakilan unsur pentahelix, antara lain UN Women, UN OCHA, PT Astra International, Yayasan Skala, dan MPBI.
Rapat dipimpin Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK, Merry Efriana. Pembahasan difokuskan pada pemantapan substansi laporan serta penyelarasan rekomendasi strategis yang disusun berdasarkan kontribusi berbagai pihak dalam penanganan bencana.
Dalam rapat tersebut, UN OCHA menyampaikan bahwa draf laporan komprehensif mengenai capaian, tantangan, dan rekomendasi dalam penanganan bencana telah disusun. Sementara itu, UN Women melaporkan perkembangan draf policy brief yang berfokus pada kebijakan dan penanganan bencana di tingkat nasional, dengan menyoroti praktik kolaborasi lintas sektor serta pembelajaran dari bencana di Sumatera.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proses finalisasi laporan dan policy brief dengan penuh koordinasi. Setiap elemen penting dalam penanganan bencana harus terwakili dengan akurat, mulai dari analisis kondisi terkini, hingga rekomendasi kebijakan yang aplikatif untuk menghadapi bencana di masa depan,” ujar Merry Efriana.
Ia menegaskan, laporan tersebut diharapkan menjadi landasan strategis untuk memperkuat ketangguhan Indonesia menghadapi bencana. “Kami tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga pada upaya mitigasi dan pemulihan yang berbasis kolaborasi, untuk menciptakan ketahanan jangka panjang bagi masyarakat dan infrastruktur kita,” tambahnya.
Menurut Kemenko PMK, penyusunan laporan bertujuan meningkatkan kapasitas sistem penanggulangan bencana di Indonesia melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, lembaga internasional, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Finalisasi Laporan dan Policy Brief IDMS 2025 dijadwalkan rampung pada akhir Januari 2026.
Rapat ini juga dihadiri perwakilan kementerian/lembaga terkait serta pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan bencana untuk menyepakati langkah strategis selanjutnya guna memperkuat ketangguhan Indonesia menghadapi bencana.

