Sungailiat, Kabupaten Bangka – Jihan, perempuan asal Bangka, memilih usaha kuliner cireng untuk menopang ekonomi keluarga. Usaha mikro yang diberi nama “CipOollkuy” itu berlokasi di Sungailiat, Kabupaten Bangka.
Jihan memulai usahanya pada Juni 2025. Meski tergolong baru, ia menyatakan bertekad untuk terus berproses agar usahanya berkembang dan mampu menarik minat konsumen. Ia mengawali langkah tersebut dengan membaca pangsa pasar dan berupaya adaptif menyesuaikan kebutuhan.
CipOollkuy menyajikan cireng dengan isian ayam suir, serta tambahan pilihan seperti kuah keju creamy dan chili oil gurih pedas. Saat ini, produk CipOollkuy memiliki dua varian rasa, yakni Cikumy dan Cichoil.
Menurut Jihan, pemasaran dilakukan melalui sistem ready stock dan pre-order, dengan kisaran harga belasan ribu rupiah per porsi. Ia berharap strategi tersebut membuat usahanya lebih adaptif dan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
“Saat ini CipOollkuy punya dua varian rasa yang awalnya hanya Cikumy. Namun, atas saran dari sobat CipOollkuy, kami menambahkan varian Cichoil agar pilihan menu semakin beragam,” ujar Jihan pada Rabu, 14 Januari 2026.
Dalam dialog Santai Siang Pro 2 RRI pada Rabu, 14 Januari 2026, Jihan juga menegaskan fokusnya untuk mengembangkan usaha cireng tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi pertanyaan dari pendengar Pro 2, Okky, yang menanyakan kemungkinan Jihan mencoba usaha lain selain cireng.
Jihan berharap dukungan keluarga dan teman dapat menguatkannya untuk tetap eksis menjalankan CipOollkuy. Ia menyadari setiap upaya akan menghadapi tantangan, namun berkomitmen untuk terus berproses dalam mengembangkan usahanya.

