BERITA TERKINI
JCI Diperkirakan Melemah, Tertekan Sentimen Negatif Global dan Regional

JCI Diperkirakan Melemah, Tertekan Sentimen Negatif Global dan Regional

Jakarta Composite Index (JCI) atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak turun pada perdagangan hari ini. Proyeksi tersebut disampaikan dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia yang dimuat di laman samuel.co.id pada Jumat (27/2/2026).

Sentimen pasar dipengaruhi pergerakan bursa global dan regional. Di Amerika Serikat, mayoritas indeks saham ditutup melemah pada Kamis (26/2): Dow naik tipis 0,03%, S&P 500 turun 0,54%, dan Nasdaq melemah 1,18%. S&P 500 berakhir lebih rendah seiring sentimen investor terbebani penurunan pasca-rilis Nvidia, meski ada dukungan dari kinerja Salesforce. Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun turun 1,18% menjadi 4,004%, sementara Indeks Dolar AS naik 0,09% menjadi 97,79.

Di pasar komoditas, sebagian besar harga juga ditutup lebih rendah pada Kamis (26/2). Minyak mentah WTI turun 0,32% ke USD 65,21 per barel dan Brent turun 0,14% ke USD 70,75 per barel. Batu bara naik 0,30% menjadi USD 117,60 per ton, CPO turun 1,18% ke MYR 4.005 per ton, sementara emas naik 0,39% menjadi USD 5.185 per ons.

Pergerakan bursa Asia pada Kamis (26/2) ditutup beragam, dengan Hang Seng turun 1,10%, Nikkei naik 0,29%, dan Shanghai melemah tipis 0,01%.

Di pasar domestik, JCI pada perdagangan sebelumnya turun 1,04% ke level 8.235,26. Data menunjukkan pembelian bersih asing sebesar Rp 340,4 miliar, dengan rincian Rp -410,2 miliar di pasar reguler dan Rp 750,6 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BUMI (Rp 170 miliar), diikuti MDKA (Rp 128,3 miliar) dan TLKM (Rp 117,6 miliar). Sementara arus keluar asing terbesar di pasar reguler terjadi pada BBCA (Rp 127,4 miliar), disusul INKP (Rp 104,7 miliar) dan BUVA (Rp 98,2 miliar).

Dalam catatan yang sama, sektor dengan penurunan tertinggi disebutkan adalah IDXTRANS, sementara sektor dengan kenaikan tertinggi tercatat sebagai N/A. Saham dengan pergerakan tertinggi antara lain TLKM, TKIM, dan ASII, sedangkan saham dengan pergerakan terendah disebutkan BUVA, VKTR, dan IMPC.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, KOSPI tercatat turun 0,32% dan Nikkei naik 0,51%. Samuel Sekuritas menyebutkan, “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan turun di tengah sentimen negatif dari pasar global dan regional.”