PT Jamkrindo Syariah menyiapkan arah strategi bisnis baru pada 2026 dengan menggeser fokus dari mengejar pertumbuhan semata menjadi peningkatan kualitas pertumbuhan yang berkelanjutan. Perubahan ini dilakukan untuk merespons tantangan industri, perkembangan regulasi, serta percepatan transformasi digital.
Plt Direktur Utama PT Jamkrindo, Abdul Bari, selaku Pemegang Saham Pengendali PT Jamkrindo Syariah, mengatakan bahwa pendekatan yang hanya menitikberatkan pada pertumbuhan tidak lagi memadai tanpa memastikan kualitasnya. Menurutnya, 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan ketepatan dan dampak pelaksanaan strategi.
Ia juga menyebut kinerja positif perusahaan sepanjang 2025 sebagai pijakan penting untuk memasuki fase berikutnya. Namun, Bari mengingatkan bahwa pertumbuhan yang tidak disertai kualitas dapat memunculkan risiko di masa depan, mulai dari beban klaim hingga risiko reputasi dan modal.
Sejalan dengan arah baru tersebut, Jamkrindo Syariah akan melakukan penataan ulang organisasi atau reshaping agar lebih fokus dan relevan dengan dinamika bisnis. Bari menegaskan, langkah ini bukan karena strategi sebelumnya dinilai keliru, melainkan sebagai respons atas perubahan lingkungan usaha yang bergerak semakin cepat.
Selain penajaman fokus, perusahaan juga mendorong perubahan cara kerja dengan menempatkan disiplin eksekusi sebagai indikator utama kinerja. Bari menekankan bahwa perencanaan yang baik perlu diikuti pelaksanaan yang konsisten di lapangan, didukung sumber daya manusia yang berdaya.
Untuk menjaga kualitas pertumbuhan, Jamkrindo Syariah juga akan memperkuat manajemen risiko berbasis data dan analytics. Pengambilan keputusan diarahkan agar semakin data-driven, mulai dari tahap perencanaan, eksekusi, hingga pemantauan portofolio.
Di sisi lain, tata kelola dan integritas disebut tetap menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Bari menegaskan kepercayaan sebagai aset strategis dalam industri penjaminan syariah, sehingga kepatuhan dan integritas seluruh insan perusahaan dinilai tidak dapat dikompromikan.

