BERITA TERKINI
IWAPI Malang Tekankan Literasi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha

IWAPI Malang Tekankan Literasi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha

Anggota IWAPI Kota Malang, Eries Dianawati, S.Pd., MM., Akt., menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi perempuan pelaku usaha. Hal itu disampaikan dalam acara Dialog Malang Siang Ini di RRI Malang, Senin (26/1/26).

Menurut Eries, kemampuan mengelola keuangan menjadi kunci menjaga keberlanjutan usaha sekaligus membantu pelaku UMKM memahami kondisi bisnis secara lebih jelas. Ia menekankan bahwa literasi keuangan bukan semata soal menghitung keuntungan, tetapi juga menyangkut perencanaan yang tertata.

Eries menjelaskan, tanpa pengelolaan yang baik, pelaku usaha akan kesulitan mengetahui apakah usahanya berjalan untung atau justru merugi. “Anggaran itu perencanaan dengan satuan moneter. Pengusaha harus tahu sumber dan penggunaan uangnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kesalahan yang kerap terjadi, yakni mencampur uang pribadi dengan uang usaha. Padahal, perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai pengelola keuangan di rumah tangga. “Dompet pribadi, usaha, dan rumah tangga harus dibedakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eries menyampaikan bahwa peran ibu yang kuat perlu ditopang kondisi mental yang sehat. Dalam pengelolaan keuangan, ia menilai perlu ada alokasi untuk berbagi dan hal-hal yang membahagiakan. Ia menyebutnya sebagai “anggaran foya-foya” dalam tanda kutip, seperti membantu sesama pengusaha, membeli produk UMKM, serta membantu orang tua.

Menurutnya, perempuan perlu merasa bahagia dan sehat terlebih dahulu karena dari situ dapat muncul inspirasi untuk menciptakan peluang. “Perempuan harus bahagia dan sehat dulu, karena dari situ akan muncul inspirasi untuk menciptakan peluang,” pungkasnya.