BERITA TERKINI
InDrive Siapkan Penguatan Pasar dan Peningkatan Layanan di Indonesia pada 2026

InDrive Siapkan Penguatan Pasar dan Peningkatan Layanan di Indonesia pada 2026

InDrive, platform layanan mobilitas perkotaan, menyiapkan dua fokus strategi bisnis di Indonesia pada 2026, yakni penguatan pengembangan pasar dan peningkatan mutu layanan. Indonesia diproyeksikan tetap menjadi pasar prioritas InDrive di Asia Tenggara, seiring potensi pertumbuhan dan pangsa pasar yang dinilai stabil.

Dalam agenda penguatan pasar, perusahaan menyiapkan serangkaian program hiperlokal yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna di kota-kota operasionalnya. Inisiatif ini disebut sejalan dengan upaya mendukung integrasi ekosistem yang inklusif sekaligus merespons tantangan mobilitas di masing-masing wilayah.

Selain ekspansi layanan ke berbagai daerah, InDrive juga berencana melakukan optimalisasi dan peluncuran ulang di sejumlah kota yang sudah ada. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat kualitas produk, serta mendorong kesadaran merek di tingkat lokal.

Chief Ride-Hailing Officer InDrive, Evgenia Matrosova, menyampaikan proyeksi bisnis perusahaan di Indonesia pada 2026. Ia menilai Indonesia sebagai pasar strategis dengan dinamika yang kuat.

“Pada 2026, fokus kami adalah membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan, transparan, dan bermanfaat untuk pengguna maupun pengemudi,” kata Evgenia di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Sejalan dengan penguatan pasar, InDrive juga menyatakan akan terus berinovasi melalui pengembangan fitur baru dan produk yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan pengguna di Indonesia. Inisiatif ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan jumlah pengguna aktif dan pengemudi, sekaligus memperkuat loyalitas komunitas InDrive.

Perusahaan menempatkan aspek kualitas dan keselamatan sebagai pilar utama strateginya. InDrive berencana memperkuat program pelatihan pengemudi untuk menjaga standar layanan yang konsisten dan profesional, didukung proses rekrutmen yang terstandarisasi. Dari sisi teknologi, perusahaan juga akan menerapkan sejumlah fitur untuk meningkatkan perlindungan bagi penumpang maupun pengemudi.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan rasa aman. Investasi pada pelatihan, aspek keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi adalah fondasi utama strategi InDrive,” tambah Evgenia.

Untuk memperkaya pengalaman pengguna, InDrive menargetkan perluasan kerja sama strategis dengan berbagai merek lokal dan nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan nilai tambah melalui program insentif, penguatan loyalitas, serta penawaran eksklusif bagi pengguna dan pengemudi di berbagai kota.

Di tengah persaingan industri ride-hailing yang semakin kompetitif, InDrive menyatakan akan mengadopsi strategi yang adaptif terhadap dinamika pasar, perkembangan teknologi, serta arah regulasi pemerintah. Pendekatan ini ditujukan untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan keberlanjutan industri ride-hailing di Indonesia.

Dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan dan peran strategis pasar domestik, InDrive menempatkan Indonesia sebagai salah satu fokus utama di Asia Tenggara pada 2026. Melalui strategi berbasis kebutuhan lokal, inovasi berkelanjutan, serta penguatan kualitas layanan, perusahaan menargetkan Indonesia menjadi salah satu pasar ride-hailing terdepan di kawasan.