Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,88% ke level 7.101 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (27/3). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi hingga jeda siang tercatat Rp 5,71 triliun.
Volume transaksi mencapai 10,60 miliar saham dengan frekuensi 790 ribu kali. Pada sesi ini, sebanyak 230 saham menguat, 385 saham terkoreksi, dan 195 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar pada sesi pertama berada di Rp 12.514 triliun.
Jika dibandingkan dengan posisi puncaknya, IHSG sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) pada 20 Januari 2026 di level 9.134, dengan kapitalisasi pasar Rp 16.590 triliun. Pada posisi saat ini, indeks berada jauh di bawah level 9.000 dan kapitalisasi pasar telah menyusut sekitar Rp 4.076 triliun atau turun 24,57% dari level ATH tersebut.
Dari 11 sektor di BEI, sembilan sektor bergerak di zona merah. Penurunan terdalam terjadi pada sektor industri yang turun 1,53%. Salah satu saham di sektor ini, PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), tercatat melemah 1,56% ke Rp 126.
Di tengah pelemahan IHSG, mayoritas bursa saham Asia bergerak menguat. Indeks Straits Times naik 0,28%, Hang Seng bertambah 0,55%, dan Shanghai Composite menguat 0,26%. Sementara itu, Nikkei turun 0,29%.