Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup stagnan pada perdagangan Selasa (20/1/2026), setelah sempat dibuka menguat di awal pekan. IHSG berakhir naik tipis 0,01% ke posisi 9.134,70 pada penutupan perdagangan.
Nilai transaksi pada hari itu mencapai Rp29,78 triliun dengan volume 72,41 miliar saham dan frekuensi 3,94 juta kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 336 saham menguat, 323 saham melemah, dan 143 saham tidak bergerak.
Aktivitas investor asing terpantau relatif sepi. Di pasar reguler, asing membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp6,50 miliar. Sementara itu, pada sisi penjualan, asing mencatatkan Rp98,18 miliar di seluruh pasar, serta Rp104,68 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Di tengah pergerakan IHSG yang cenderung datar, sejumlah saham tercatat menjadi sasaran jual bersih (net foreign sell) investor asing. Mengacu data Stockbit, berikut daftar saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan tersebut:
1) PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp269,21 miliar
2) PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp189,50 miliar
3) PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp187,50 miliar
4) PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp85,49 miliar
5) PT Timah Tbk. (TINS) Rp79,54 miliar
6) PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) Rp64,31 miliar
7) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp55,87 miliar
8) PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) Rp36,94 miliar
9) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) Rp33,24 miliar

