Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026. IHSG turun 1,04% atau 86,96 poin ke level 8.235,26.
Aktivitas perdagangan didominasi tekanan jual. Tercatat 146 saham menguat, 568 saham melemah, dan 105 saham tidak berubah. Volume transaksi mencapai 56,04 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp27,61 triliun.
Di kawasan Asia, bursa saham mayoritas menguat dengan dukungan saham-saham terkait artificial intelligence (AI). Indeks Nikkei Jepang mencetak rekor baru dengan menembus level 59.199 dan memperpanjang penguatan untuk sesi ketiga berturut-turut. Indeks Topix yang mencakup lebih luas juga mencapai rekor baru.
Meski demikian, ketidakpastian tarif Amerika Serikat masih membayangi aset berisiko. Indonesia disebut menjadi salah satu negara yang terdampak, dengan kemungkinan penyesuaian tarif dari 19% menjadi 15%. Perkembangan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi arah perdagangan dan ekspor domestik.
Dari dalam negeri, pemerintah dikabarkan akan membatasi izin pendirian minimarket baru. Kebijakan ini diperkirakan dapat menekan emiten ritel modern, seiring penguatan koperasi desa Merah Putih sebagai alternatif distribusi.

