Sejumlah harga komoditas tercatat pada penutupan perdagangan 25 Februari 2026 untuk penyerahan Maret 2026, mencakup kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) serta produk minyak nabati di pasar fisik dan bursa berjangka regional.
Di CBOT, harga soybean berada di level 1.148,2 sen dolar AS per bushel. Sementara itu, harga soy oil tercatat 60,26 sen dolar AS per pound (lb).
Di pasar Eropa, harga crude palm oil (CPO) asal Indonesia/Malaysia dengan skema cif Rotterdam tidak tercantum. Adapun RBD Olein asal Malaysia dengan skema fob Malaysia tercatat sebesar US$ 1.086,50 per ton pada 24 Februari dan turun menjadi US$ 1.081,50 per ton pada 25 Februari.
Di Malaysia Derivatives Exchange (MDEX), harga CPO tercatat 4.017 per ton pada 24 Februari dan naik tipis menjadi 4.018 per ton pada 25 Februari.
Di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), harga CPO berada di Rp14.120 per kg pada 24 Februari dan meningkat menjadi Rp14.190 per kg pada 25 Februari. Di Jakarta Futures Exchange (JFX), harga OLE tercatat Rp18.040 per kg pada 24 Februari dan naik menjadi Rp18.055 per kg pada 25 Februari.
Untuk pasar fisik, KPB Nusantara mencatat harga CPO delivered Dmi/Blw/Ktj sebesar Rp14.185 per kg pada 24 Februari dan meningkat menjadi Rp14.265 per kg pada 25 Februari.
Dari sisi nilai tukar tengah terhadap dolar AS, kurs MYR tercatat 3,886 pada 24 Februari (setara Rp4.327,86) dan 3,898 pada 25 Februari (setara Rp4.317,06). Sementara kurs IDR berada di 16.818,00 pada 24 Februari dan 16.830,00 pada 25 Februari.

