BERITA TERKINI
Harga Emas Antam 25 Januari 2026: Tercatat Naik Rp 7.000 per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam 25 Januari 2026: Tercatat Naik Rp 7.000 per Gram, Buyback Ikut Menguat

Pada Minggu (25/1/2026) hingga pukul 11.00 WIB, informasi harga emas batangan bersertifikat di laman Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) tercatat belum berubah dari pembaruan terakhir.

Di laman tersebut, harga emas Antam tercantum naik Rp 7.000 per gram, dari Rp 2.880.000 per gram pada Jumat menjadi Rp 2.887.000 per gram.

Sejalan dengan itu, harga beli kembali (buyback) juga tercatat naik Rp 7.000 per gram, dari Rp 2.715.000 per gram menjadi Rp 2.722.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga jual emas dan harga buyback pada hari ini mencapai Rp 165.000 per gram.

Antam selama ini menetapkan dua jenis harga untuk emas batangan produksinya, yakni harga emas (harga saat konsumen membeli di gerai Logam Mulia) dan harga buyback (harga saat konsumen menjual kembali emas ke gerai Logam Mulia).

Artinya, jika seseorang membeli emas pada harga Rp 2.887.000 per gram, lalu menjualnya kembali pada hari yang sama, harga buyback yang berlaku adalah Rp 2.722.000 per gram.

Perbedaan kedua harga tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dicermati calon investor emas batangan karena dapat memengaruhi perhitungan untung-rugi. Dengan selisih harga jual dan buyback yang cukup lebar, emas kerap dipertimbangkan lebih sesuai untuk investasi jangka panjang, dengan harapan kenaikan harga dapat menutup selisih tersebut sekaligus memberi keuntungan.

Sebagai ilustrasi perhitungan potensi untung/rugi berdasarkan harga beli pada beberapa periode, berikut catatan yang dicantumkan: membeli pada 17 Januari 2026 (Rp 2.663.000 per gram) berpotensi untung 2,22%; membeli pada 24 Desember 2025 (Rp 2.590.000) untung 5,10%; membeli pada 24 Oktober 2025 (Rp 2.354.000) untung 15,63%; membeli pada 24 Juli 2025 (Rp 1.945.000) untung 39,95%; membeli pada 24 April 2025 (Rp 1.969.000) untung 38,24%; membeli pada 24 Januari 2025 (Rp 1.608.000) untung 69,28%; membeli pada 24 Oktober 2024 (Rp 1.515.000) untung 79,67%; serta membeli pada 24 Juli 2024 (Rp 1.406.000) untung 93,60%.