Harga batu bara melemah pada perdagangan Rabu (21/1/2026) setelah sebelumnya mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut.
Di pasar ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di level US$ 109,35 per ton. Harga tersebut turun 0,55% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Koreksi ini terjadi setelah harga batu bara menguat selama tiga sesi beruntun. Dalam periode tersebut, harga tercatat naik 1,43%.
Dari sisi fundamental, batu bara disebut semakin kehilangan tempat seiring transisi menuju sumber energi baru-terbarukan yang kian masif dan mulai menggusur perannya.
Di negara-negara maju, energi baru-terbarukan bahkan telah mampu menggeser batu bara. Di Uni Eropa, pembangkitan listrik dari energi baru-terbarukan dilaporkan sudah melampaui batu bara.

