BERITA TERKINI
Geely Susun Roadmap Ekspansi di Indonesia, Siap Hadirkan Zeekr dan Lynk & Co

Geely Susun Roadmap Ekspansi di Indonesia, Siap Hadirkan Zeekr dan Lynk & Co

Geely Auto menyiapkan langkah ekspansi untuk memperkuat kembali bisnisnya di Indonesia. Strategi yang disiapkan disebut tidak bersifat jangka pendek, melainkan mengarah pada pengembangan berkelanjutan. Sepanjang tahun lalu, Geely telah memasarkan SUV listrik Geely EX5 serta SUV plug-in hybrid (PHEV) Geely Starray EM-i.

Memasuki awal 2026, Geely berencana membuka babak baru melalui peluncuran Geely EX2. Model ini disebut sebagai produk terlaris secara global dan akan ditawarkan dengan harga yang diklaim kompetitif.

Rencana tersebut menjadi bagian dari peta jalan pengembangan 2026 yang dipaparkan Geely Auto Indonesia. Dalam roadmap itu, Geely juga mengungkap rencana menghadirkan berbagai produk baru, termasuk memperkenalkan kembali sub-brand premium ke pasar nasional.

Dalam presentasi roadmap, Geely menyiapkan enam model baru. Empat di antaranya disebut berkonfigurasi tujuh penumpang, sementara dua lainnya diproyeksikan berbentuk sedan. Seluruh model tersebut masih dirahasiakan dan belum disertai informasi nama resmi. Selain lini produk baru, Geely memastikan dua sub-brand premium akan ikut meramaikan pasar otomotif Indonesia, yakni Zeekr dan Lynk & Co.

Zeekr dipastikan kembali

Salah satu sub-brand yang dipastikan hadir adalah Zeekr. Merek ini sempat muncul di Indonesia pada 2024 dengan memperkenalkan Zeekr X dan Zeekr 009. Saat itu, operasional Zeekr berada di bawah naungan Zeekr South East Asia bersama Premium Auto Prima sebagai agen pemegang merek. Namun, kehadirannya kemudian meredup seiring proses restrukturisasi kepemilikan saham yang dikonsolidasikan di bawah Geely Auto.

Hingga kini belum ada kepastian model Zeekr apa yang akan kembali dipasarkan. Meski begitu, lini awal Zeekr dinilai masih relevan untuk mengisi segmen kendaraan listrik premium.

Zeekr X dikenal sebagai SUV listrik mewah dengan fokus pada desain modern, teknologi, performa, dan fitur keselamatan. Secara teknis, model ini dibekali baterai lithium-ion 66 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 440 km (WLTP) atau 540 km (NEDC) dalam sekali pengisian. Pengisian cepat DC 150 kW disebut dapat mengisi baterai dari 10–80 persen dalam sekitar 30 menit, dengan akselerasi 0–100 km/jam diklaim 3,8 detik.

Sementara itu, Zeekr 009 merupakan MPV listrik premium yang diposisikan sebagai rival Xpeng X9. Model ini menggunakan motor ganda dengan output maksimum 450 kW (603 hp) dan torsi 693 Nm, serta akselerasi 0–100 km/jam diklaim 4,5 detik. Dengan baterai lithium-ion 116 kWh, jarak tempuhnya diklaim mencapai 582 km (WLTP).

Lynk & Co masuk radar

Selain Zeekr, Geely juga memastikan Lynk & Co akan hadir. Merek yang berdiri pada 2019 ini berekspansi ke Eropa pada 2020, lalu meluas ke Amerika, Asia Pasifik, hingga Asia Tenggara. Struktur kepemilikan saham Lynk & Co saat ini mayoritas dipegang oleh Zeekr sebesar 51 persen, sementara Geely Auto memegang 49 persen.

Lynk & Co bermain di segmen premium dengan portofolio yang mencakup kendaraan bermesin konvensional (ICE), PHEV, hingga kendaraan listrik murni (BEV) untuk segmen sedan dan compact crossover.

Belum ada konfirmasi model Lynk & Co yang akan diboyong ke Indonesia. Namun, dari jajaran produk yang ada, peluang disebut terbuka untuk SUV PHEV Lynk & Co 900 serta sedan PHEV Lynk & Co 10. Jika ingin langsung masuk segmen EV, Lynk & Co Z20 juga disebut sebagai kandidat karena berbagi platform dengan Volvo EX30 dan Zeekr X.

Keterkaitan tersebut tidak terlepas dari posisi Volvo yang juga berada di bawah payung Geely Auto. Dengan demikian, produk Lynk & Co turut memanfaatkan teknologi, platform, dan pengembangan sasis yang sama dengan Volvo maupun model Geely lainnya.