BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat paripurna dengan sejumlah agenda, termasuk penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 serta penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) Minerba dan Migas. Rapat tersebut sekaligus menandai penutupan Masa Persidangan II dan pembukaan Masa Persidangan III Tahun 2025.
Rapat berlangsung di Ruang Serbaguna DPRA pada Kamis (25/9) dan dipimpin Ketua DPRA Zulfadhli, A.Md., bersama unsur pimpinan dewan. Hadir dalam rapat itu Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Gubernur Aceh, anggota DPRA, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS 2025 antara Pemerintah Aceh dan DPRA. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRA menyampaikan apresiasi atas kerja sama Tim Anggaran Pemerintah Aceh dan Badan Anggaran DPRA selama proses pembahasan.
Selain itu, Pansus Minerba dan Migas yang dibentuk berdasarkan Keputusan DPRA Nomor 1/DPRA/2025 menyampaikan laporan hasil kerja selama enam bulan. Laporan itu memuat kegiatan investigasi lapangan serta pertemuan dengan berbagai instansi terkait, yang disebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan sektor pertambangan dan migas di Aceh.
DPRA juga memaparkan sejumlah capaian pada Masa Persidangan II Tahun 2025, di antaranya pembahasan beberapa qanun strategis, pelaksanaan reses anggota dewan, serta penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan Pemerintah Aceh tahun 2024.
Secara resmi, Masa Persidangan II ditutup dan Masa Persidangan III Tahun 2025 dibuka. Ketua DPRA menyatakan harapannya agar seluruh agenda dapat terlaksana sesuai rencana kerja tahunan.
Menutup rapat, Ketua DPRA menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan menegaskan rekomendasi Pansus Minerba dan Migas perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Aceh untuk perbaikan tata kelola pertambangan dan migas demi kepentingan masyarakat Aceh.

