Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan mengingatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar aktif mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat sehingga tidak tertinggal di tengah pesatnya perkembangan keuangan digital.
"Jangan sampai keuangan digital sudah tumbuh tinggi sekali, tetapi ekonomi rakyat itu jalan di tempat," kata Marwan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR bersama Ketua Dewan Komisioner OJK dan Kepala Eksekutif bidang Inovasi Teknologi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
Marwan menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) pada 2025. Ia menyebut aset penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) tumbuh Rp652 miliar dengan jumlah pengguna mencapai 16,4 juta. Sementara itu, nilai transaksi kripto tercatat Rp482 triliun dengan jumlah konsumen 20,19 juta.
Meski demikian, Marwan meminta OJK tidak melupakan berbagai fungsi ekonomi, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti kondisi ketenagakerjaan, antara lain jumlah pengangguran yang disebut masih lebih dari 7 juta orang, sekitar 30 juta masyarakat bekerja pada jam yang tidak penuh, serta lebih dari 55 persen tenaga kerja Indonesia berada di sektor informal.
Menurut Marwan, kondisi tersebut bertolak belakang dengan pertumbuhan pesat IAKD. Karena itu, ia meminta OJK mengarahkan program, rencana, target, serta indikator kerja yang berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan di sektor riil. Ia juga berharap pertumbuhan IAKD dapat memperluas kesempatan kerja dan menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Coba IAKD ini kita arahkan dari studi ini saja dulu, supaya inline dengan visi untuk pertumbuhan ekonomi. Ini kan jalannya sudah ada," ujarnya.
Marwan menegaskan pertumbuhan keuangan digital yang tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi rakyat dinilai tidak menarik. Ia berharap industri yang tumbuh pesat juga diikuti kontribusi yang sepadan bagi perekonomian masyarakat.
"Bagaimana industri ini bisa tumbuh, sepesatnya tumbuh industri ini, sepesatnya juga kontribusinya untuk perekonomian masyarakat," tutur Marwan.

