JAKARTA — Lima pejabat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Agung (MA), Rabu (25/3/2026). Pengucapan sumpah jabatan berlangsung di Gedung MA, Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, dan dipimpin Ketua MA Sunarto.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK menghadapi tantangan yang tidak mudah ke depan meski mengemban mandat besar. “Kita mendapat mandat yang sangat besar di situasi yang tidak mudah saat ini,” ujarnya dalam konferensi pers usai pengucapan sumpah.
Friderica, yang akrab disapa Kiki, menyampaikan jajaran dewan komisioner berharap kepemimpinan baru dapat membawa sektor jasa keuangan semakin maju. Ia menegaskan target utama OJK adalah menjaga sistem keuangan Indonesia.
Selain itu, OJK menaruh perhatian pada upaya memulihkan kepercayaan publik, terutama dari sisi pasar modal. Setelah pengucapan sumpah, jajaran dewan komisioner juga dijadwalkan menggelar rapat untuk mengoptimalkan kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung program prioritas pemerintah.
Secara umum, OJK akan menjalankan program prioritas berupa pengawasan terintegrasi dan perizinan terintegrasi. OJK juga berencana melakukan pendalaman pasar sektor keuangan. Menurut Friderica, kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian nasional tidak dapat hanya bergantung pada perbankan, melainkan juga perlu didorong dari sektor-sektor lainnya agar dapat menjadi penggerak pertumbuhan.
Ia menekankan, pelaksanaan agenda tersebut diharapkan berjalan tanpa mengorbankan aspek perlindungan konsumen dan masyarakat. OJK juga menyatakan akan menyelesaikan kasus-kasus yang ada di sektor keuangan serta memperkuat sinergi dan kolaborasi demi perbaikan perekonomian ke depan.
Adapun lima pejabat yang diambil sumpahnya adalah Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, serta Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.