Daiwa Securities Group Inc. kembali melanjutkan ekspansi bisnis merger dan akuisisi (M&A) untuk memanfaatkan meningkatnya aktivitas transaksi di Jepang sekaligus memperkuat posisinya di luar negeri.
Perusahaan pialang terbesar kedua di Jepang itu memulai kembali perekrutan staf penasihat merger di luar negeri serta memperbesar tim spesialis transaksi lintas batas. Hal ini disampaikan CEO Daiwa, Akihiko Ogino, dalam sebuah wawancara.
Pernyataan tersebut menunjukkan perubahan sikap dibandingkan enam bulan sebelumnya, ketika Ogino menyebut telah memerintahkan penghentian sementara perekrutan. Saat itu, pengumuman tarif oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai mengaburkan prospek transaksi.
Sejak periode tersebut, Daiwa melaporkan pertumbuhan kuat pada pendapatan terkait M&A, didorong oleh lonjakan transaksi di Jepang.

