TANGERANG—Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa halal tidak semata terkait aspek keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, negara yang membangun ekosistem halal yang kuat dan memberi perhatian serius pada pengembangannya berpeluang memperoleh manfaat ekonomi yang signifikan.
Pernyataan itu disampaikan Haikal Hasan saat mewakili Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka untuk membuka International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC) Symposium 2026 di Menara Syariah, Tangerang, Banten, Selasa (21/1/2026).
Dalam sambutannya, Haikal Hasan menjelaskan bahwa halal dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi melalui penguatan daya saing produk, perluasan akses pasar, serta peningkatan kepercayaan konsumen, baik di tingkat nasional maupun global.
“Ketika kita memiliki ekosistem halal dan menaruh perhatian terhadap serius pada sertifikasi halal produk, maka itu bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kita. Halal memiliki potensi besar untuk memperkuat daya saing produk, memperluas pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen,” ujarnya.
Ia juga berharap ke depan halal tidak hanya dipahami sebagai standar produk, melainkan berkembang menjadi standar tinggi dalam gaya hidup. Menurutnya, nilai-nilai halal yang menekankan kebersihan, keamanan, kesehatan, keberlanjutan, dan ramah lingkungan relevan untuk diterapkan secara luas di berbagai sektor.

