PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Pekerja dengan tema “Menjaga BNI, Menjaga Bank Anak Kandung Republik Indonesia.” Pembukaan Rakernas disampaikan Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (7/11).
Putrama menyatakan Rakernas tidak hanya menjadi agenda internal, tetapi juga mencerminkan komitmen BNI untuk terus berkontribusi pada pembangunan nasional. Menurutnya, tema tersebut dipilih untuk mengingatkan seluruh jajaran mengenai peran BNI sebagai agen pembangunan nasional, sekaligus menjadi momentum menyatukan gerak karyawan agar sejalan dengan target produktivitas perusahaan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara manajemen, karyawan, dan para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan, untuk menghadapi tantangan ke depan. Putrama mengajak peserta memanfaatkan forum Rakernas untuk bertukar pikiran dan menyepakati langkah-langkah produktif yang dinilai dapat mendorong kejayaan BNI serta meningkatkan kesejahteraan pegawai.
Putrama menambahkan, kolaborasi tidak hanya diperlukan di internal perusahaan, tetapi juga dengan kementerian dan lembaga pemerintah lainnya. Ia menyebut kehadiran Menteri Ketenagakerjaan sebagai motivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menjaga hubungan industrial yang harmonis.
Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan. Ia mendorong BNI mengembangkan hubungan industrial yang transformatif, seraya mengibaratkan manajemen dan serikat pekerja sebagai dua roda gigi yang perlu bergerak bersama agar tujuan perusahaan dapat dicapai lebih cepat.
Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) BNI Alfri Hamonangan mengatakan tema Rakernas menggambarkan hubungan emosional yang kuat antara BNI dan negara. Ia menyatakan SP BNI sebagai mitra strategis manajemen siap berkolaborasi dan bersinergi, serta mendukung langkah-langkah positif manajemen demi kemajuan perusahaan.
Rakernas SP BNI dihadiri 310 orang yang terdiri dari peserta serta undangan internal dan eksternal, dengan sejumlah narasumber. Di antaranya Direktur Human Capital dan Compliance BNI Munadi Herlambang, SEVP Human Capital BNI Efita Praharani, dan SEVP Network & Sales Sri Indira. Agenda diskusi mencakup kebijakan human capital untuk mendorong peningkatan produktivitas BNI hi-movers, penerapan transformasi digital dan model bisnis yang efektif, serta strategi menyiapkan kaderisasi BNI hi-movers yang tangguh, militan, dan in the market.

