BERITA TERKINI
Bitcoin Turun ke US$88.944, Pasar Menguji Support di Area US$88.000

Bitcoin Turun ke US$88.944, Pasar Menguji Support di Area US$88.000

Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level US$88.944,46 per BTC, turun sekitar 1,14% dalam 24 jam terakhir. Pelemahan ini membawa BTC kembali ke bawah level psikologis US$90.000, yang dalam beberapa hari terakhir menjadi area tarik-menarik antara pembeli dan penjual.

Meski terkoreksi, kapitalisasi pasar Bitcoin masih tercatat sekitar US$1,777 triliun. Di sisi lain, Tokocrypto mencatat volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai US$35,57 miliar, sedikit meningkat dibandingkan sesi sebelumnya. Kenaikan volume ini menunjukkan penurunan harga terjadi dengan partisipasi pasar yang relatif besar, bukan sekadar pergerakan tipis.

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang US$88.486,36 (terendah) hingga US$91.100,25 (tertinggi). Harga sempat mencoba bertahan di atas US$91.000, namun tekanan jual mendorongnya kembali turun ke area US$88.000. Pergerakan ini mengindikasikan zona US$90.000–US$91.000 masih menjadi resistance kuat, sementara area US$88.000 mulai berperan sebagai support jangka pendek yang kini sedang diuji.

Secara intraday, BTC tercatat turun sekitar 0,07% dalam satu jam terakhir. Kondisi tersebut mengisyaratkan volatilitas relatif terkendali, meski bias pasar cenderung melemah.

Jika dilihat dari beberapa kerangka waktu, performa Bitcoin menunjukkan pemulihan yang sempat terbentuk dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun tekanan koreksi jangka menengah masih terasa. Dalam 7 hari terakhir BTC turun 5,95%, sementara dalam 30 hari terakhir naik 2,17% dan dalam 60 hari terakhir naik 1,60%. Namun dalam 90 hari terakhir, BTC masih turun 19,58%.

Bitcoin juga masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya di US$126.198,07. Dengan harga saat ini, BTC disebut masih terkoreksi sekitar 29% dari all-time high, menandakan pasar belum sepenuhnya kembali ke struktur bullish jangka panjang.

Turunnya harga di bawah US$90.000 turut memengaruhi psikologi pasar menjadi lebih defensif. Pelaku pasar kini mencermati apakah BTC mampu mempertahankan area US$88.000. Jika support ini bertahan, Bitcoin berpotensi membentuk basis konsolidasi baru. Namun, jika level tersebut ditembus, ruang koreksi dapat terbuka menuju area yang lebih rendah.

Sejumlah faktor yang terus menjadi perhatian dalam pergerakan Bitcoin mencakup kondisi pasar global dan likuiditas yang memengaruhi minat terhadap aset berisiko, pergerakan institusional yang kerap tercermin dalam lonjakan volume, serta dominasi Bitcoin yang ikut menentukan arah arus modal di pasar kripto. Saat ini, pasar dinilai berada dalam mode menunggu, mencari sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil posisi agresif.

Dalam jangka pendek, arah pergerakan Bitcoin sangat ditentukan oleh kekuatan bertahan di atas area support. Jika tekanan jual mereda dan volume beli kembali meningkat, BTC berpotensi menguji kembali zona US$90.000–US$92.000. Namun bila sentimen global memburuk, koreksi lanjutan masih mungkin terjadi.

Secara keseluruhan, pergerakan harga hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam fase pengujian support penting setelah turun ke area US$88.900. Koreksi 1,14% mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pasar, meski minat terhadap BTC masih terlihat dari volume perdagangan yang stabil. Pergerakan dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah Bitcoin mampu membangun fondasi pemulihan baru atau melanjutkan fase koreksi yang lebih dalam.