BERITA TERKINI
Bitcoin Bergerak Sideways di Area US$90.000, Pasar Masih Menanti Katalis

Bitcoin Bergerak Sideways di Area US$90.000, Pasar Masih Menanti Katalis

Bitcoin (BTC) kembali bergerak terbatas dalam beberapa hari terakhir, mencerminkan pasar yang masih menunggu arah. Dalam 24 jam terakhir, harga BTC tercatat naik tipis sekitar 0,22% dan diperdagangkan di level US$91.480 atau setara Rp1,54 miliar.

Pergerakan tersebut melanjutkan tren sideways yang berlangsung selama empat hari. Pada saat yang sama, dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) berada di kisaran 59,25%, menegaskan peran Bitcoin yang masih dominan di tengah pasar kripto global.

Secara teknikal dan dari sisi sentimen, Bitcoin saat ini bertahan di area psikologis US$90.000 setelah sebelumnya gagal mempertahankan momentum penguatan. Harga BTC juga masih sekitar 30% di bawah rekor tertinggi bulan Oktober di level US$126.000. Kondisi ini menggambarkan keseimbangan antara kekuatan beli dan jual, di mana pasar belum memperoleh katalis kuat untuk mendorong pergerakan signifikan ke salah satu arah.

Sejumlah perusahaan penambangan besar turut memberi peringatan bahwa harga Bitcoin berpotensi bergerak datar dalam jangka pendek. Sementara itu, sentimen jangka panjang tetap mendapat dukungan dari aksi akumulasi institusional.

Dari sisi korporasi, Strategy tercatat melakukan pembelian besar dengan menambah 13.627 BTC senilai sekitar US$1,25 miliar pada awal Januari. Dengan pembelian tersebut, total kepemilikan Bitcoin perusahaan meningkat menjadi 687.410 BTC, yang saat ini mencatatkan keuntungan belum terealisasi hampir US$11 miliar. Langkah ini mencerminkan keyakinan jangka panjang pelaku institusi terhadap prospek Bitcoin, meski volatilitas jangka pendek masih terbatas.

Untuk perdagangan hari ini, Bitcoin diperkirakan melanjutkan konsolidasi di rentang US$90.000 hingga US$94.000. Selama belum ada penembusan yang jelas dari kisaran tersebut, investor cenderung bersikap wait and see sambil mencermati perkembangan sentimen makro dan aksi pelaku besar. Fase sideways ini dinilai menjadi periode penting yang dapat menentukan arah tren Bitcoin berikutnya.