BERITA TERKINI
IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.970, Analis Masih Waspadai Tekanan Koreksi

IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.970, Analis Masih Waspadai Tekanan Koreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.970 pada perdagangan Senin (9/2) pagi. Pada awal perdagangan, IHSG naik 32,9 poin atau 0,42 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG sempat bergerak fluktuatif dengan menyentuh level terendah 7.915 dan level tertinggi 7.983 pada pembukaan perdagangan.

Aktivitas transaksi tercatat dengan volume perdagangan 2,32 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp1,12 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 138 ribu kali.

Dari pergerakan saham, sebanyak 270 saham menguat, 237 saham melemah, dan 187 saham stagnan.

Founder WH-Project William Hartanto menilai IHSG masih berada dalam tekanan karena tren penurunan yang kuat. Ia menyebut candlestick masih bergerak di bawah MA5, sementara tekanan utama datang dari saham-saham konglomerasi yang gagal masuk indeks MSCI. Menurutnya, bobot besar saham-saham tersebut menekan IHSG dan membuat volatilitas pasar tetap tinggi.

Dengan kondisi itu, William memproyeksikan pergerakan IHSG berada pada rentang support 7.608 dan resistance 8.446 pada perdagangan hari ini. Ia juga merekomendasikan saham PGAS, GGRM, BNGA, dan UNVR.

Senada, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut pergerakan IHSG masih berada pada fase koreksi. Ia menempatkan area koreksi terdekat pada kisaran 7.712–7.785. Menurutnya, selama IHSG mampu bertahan di atas level 7.712 sebagai area support, peluang penguatan masih terbuka dengan target pergerakan di rentang 8.284–8.440.

Herditya memprediksi IHSG bergerak dengan level support 7.712 dan 7.547, serta resistance 8.214 dan 8.354 pada hari ini. Ia merekomendasikan saham AMRT, AUTO, INDF, dan NCKL.