Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tercatat tertekan sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Meski pendapatan masih tumbuh, kenaikan beban pokok pendapatan membuat laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan.
Sepanjang Januari–September 2025, PGAS membukukan pendapatan sebesar US$ 2,92 miliar, naik 3,78% secara tahunan (year on year/yoy). Namun, pada periode yang sama, beban pokok pendapatan meningkat lebih tinggi, yakni 8,59% yoy menjadi US$ 2,42 miliar.
Kenaikan beban tersebut berdampak pada laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang turun 9,68% yoy menjadi US$ 237,89 juta.
Ke depan, efisiensi operasional dinilai dapat menjadi penopang agar prospek fundamental PGAS tetap terjaga pada 2026, seiring upaya perusahaan menjaga percepatan proyek strategis.

