Bali United gagal mengamankan tiga poin pada laga perdana putaran kedua Super League 2025-2026 saat menjamu Semen Padang di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1). Bermain di kandang, Bali United harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 3-3.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih Bali United Johnny Jansen untuk pertama kalinya mencoba memasang gelandang serang Jordy Bruijn sebagai penyerang palsu (false nine). Bruijn dimainkan sebagai striker bayangan karena penyerang Boris Kopitovic tidak masuk dalam daftar susunan pemain (DSP).
Namun, keputusan itu dinilai tidak berjalan efektif. Bruijn yang posisi aslinya winger dan gelandang serang disebut kesulitan saat menghadapi duel satu lawan satu dengan pemain Semen Padang. Kondisi tersebut turut dipengaruhi postur pemain belakang Semen Padang yang dinilai lebih tinggi sehingga menyulitkan Bruijn ketika ditempatkan sebagai ujung tombak.
Situasi di lapangan juga disebut membuat permainan Bali United tidak berjalan sesuai rencana. Strategi yang diterapkan Jansen dinilai membuat para pemain kebingungan dan berujung pada hasil imbang di kandang sendiri.

