BERITA TERKINI
Backhaus Buka Cabang di Kalla Toyota Alauddin, Sasar Pasar Kampus hingga Perkantoran

Backhaus Buka Cabang di Kalla Toyota Alauddin, Sasar Pasar Kampus hingga Perkantoran

MAKASSAR — Brand pastry dan kafe lokal asal Makassar, Backhaus, resmi membuka cabang baru yang berlokasi di Kalla Toyota Cabang Alauddin. Outlet ini menjadi cabang ketiga Backhaus setelah sebelumnya hadir di Jalan Urip Sumoharjo dan kawasan CPI.

Meski berada di dalam area dealer, Backhaus menegaskan layanannya tetap terbuka untuk umum. Kehadiran cabang di koridor Jalan Sultan Alauddin ditargetkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama segmen kampus, rumah sakit, dan perkantoran di wilayah selatan Kota Makassar.

Owner Backhaus, Muhammad Shafwan, mengatakan pemilihan lokasi didasarkan pada potensi pasar di Jalan Sultan Alauddin yang dikenal sebagai salah satu akses utama kota. “Alauddin ini menjadi salah satu akses utama Kota Makassar. Lokasi ini sesuai dengan target pasar kami yaitu kampus, rumah sakit, dan area perkantoran,” ujar Shafwan saat pembukaan Backhaus Kalla Toyota Alauddin, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan Backhaus menghadirkan beragam pilihan pastry dan kopi dengan positioning yang lebih premium. Menurut Shafwan, pilihan biji kopi yang tersedia mencakup kopi lokal Toraja, kopi dari berbagai daerah di Indonesia, hingga biji kopi impor untuk segmen premium.

Selain kopi, Backhaus juga menyiapkan ragam pastry yang disebut memiliki karakter berbeda. “Selain itu, jenis pastry yang kami hadirkan juga berbeda dari yang lainnya. Kami siapkan menu yang sulit untuk ditiru cafe lainnya,” katanya.

Khusus pembukaan di Kalla Toyota Alauddin, konsumen yang melakukan servis kendaraan disebut akan mendapatkan voucer kopi dan pastry yang dapat ditukar di Backhaus.

Shafwan menilai kawasan Alauddin memiliki prospek bagi bisnis food and beverage (F&B) karena tingginya trafik masyarakat. Ia juga mengakui kondisi bisnis F&B saat ini tidak semudah tahun sebelumnya, namun tetap menyimpan peluang, terutama dengan hadir di lokasi yang dinilai potensial. “Meskipun bisnis F&B saat ini cukup berat, berbeda dari tahun sebelumnya, namun juga ada peluang yang bisa dicoba. Hadir di daerah potensil adalah salah satu peluangnya. Area Alauddin ini cukup memungkinkan untuk bisnis cafe dapat berkembang,” ujarnya.