JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,88% ke level 7.101 pada perdagangan sesi pertama Jumat (27/3).
Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun signifikan menjadi Rp5,72 triliun untuk seluruh pasar. Angka ini lebih rendah dibandingkan transaksi pada Kamis (26/3) yang sempat melampaui Rp32,3 triliun.
Di tengah pelemahan indeks dan menurunnya aktivitas transaksi, investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp789 miliar pada sesi pertama. Namun dari sisi volume, investor asing masih mencatat pembelian bersih (net buy) sebesar 33,79 juta lembar saham.
Berdasarkan volume, saham dengan net buy asing terbesar pada sesi pertama dipimpin PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebanyak 192.468.400 lembar, diikuti PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) 156.943.800 lembar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 59.325.925 lembar, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) 17.915.000 lembar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) 14.951.100 lembar.
Sementara itu, saham dengan net sell asing terbesar berdasarkan volume ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 89.883.300 lembar, disusul PT Darma Henwa Tbk (DEWA) 68.949.500 lembar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 41.704.600 lembar, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 20.136.800 lembar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) 19.325.742 lembar.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 230 saham menguat, 385 saham melemah, dan 195 saham tidak bergerak.
Mayoritas indeks sektoral berada di zona merah. Hanya sektor transportasi yang menguat 0,62% dan sektor kesehatan yang naik 0,39%.
Sejumlah indeks lain turut melemah. Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,28%, indeks LQ45 terkoreksi 1,41%, dan Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) turun 0,77% pada sesi pertama.