PT Aman Jelajah Internasional (Amanyaman) menggandeng PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) untuk menghadirkan produk asuransi perjalanan berbasis digital. Kolaborasi ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas perjalanan masyarakat Indonesia, yang turut mendorong kebutuhan perlindungan perjalanan yang praktis dan mudah diakses.
Melalui kerja sama tersebut, kedua perusahaan menawarkan solusi perlindungan perjalanan yang mengintegrasikan produk asuransi dengan mekanisme klaim berbasis platform digital. Layanan ini juga dirancang untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis serta para pelancong. Produk Asuransi Perjalanan Amanyaman telah mulai dipasarkan dan dapat dibeli nasabah sejak 1 Januari 2026.
Direktur Utama Amanyaman, Felix Hidayat, menyatakan kolaborasi ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini. “Kerja sama ini merupakan wujud komitmen Amanyaman dalam menghadirkan perlindungan perjalanan yang lebih relevan, mudah dijangkau, dan memberikan rasa tenang bagi setiap traveler Indonesia. Dengan dukungan dan pengalaman panjang MSIG Indonesia di industri asuransi, kami yakin kolaborasi ini akan memperkuat posisi Amanyaman sebagai mitra proteksi perjalanan bagi masyarakat,” kata Felix dalam keterangan resmi, Jumat (23/1/2026).
Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, Bernard P. Wanandi, menilai Amanyaman sebagai mitra strategis yang memiliki keselarasan visi dengan MSIG Indonesia, yakni menghadirkan solusi perlindungan yang komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah. “Melalui sinergi ini, kami berkomitmen untuk memastikan setiap perjalanan, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan, dapat dijalani dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Produk asuransi perjalanan hasil kolaborasi ini mencakup sejumlah manfaat perlindungan yang ditujukan untuk risiko umum yang dihadapi pelancong. Manfaat tersebut antara lain perlindungan biaya medis dengan sistem cashless, santunan keterlambatan penerbangan yang berlaku setelah penundaan mencapai empat jam tanpa membedakan penyebabnya, perlindungan terhadap risiko penolakan visa, serta penggantian biaya pemesanan ulang tiket perjalanan.
Dengan dukungan pengalaman dan jaringan berskala global yang dimiliki MSIG Indonesia, kemitraan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan industri asuransi perjalanan di Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan layanan digital yang dinilai lebih efisien dan mudah diakses.

