BERITA TERKINI
Airlangga Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 5,2% Tercapai, Triwulan IV Diproyeksi Menguat

Airlangga Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 5,2% Tercapai, Triwulan IV Diproyeksi Menguat

Jakarta—Pemerintah menyatakan optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 sebesar 5,2 persen dapat tercapai. Keyakinan itu didasarkan pada proyeksi kinerja ekonomi pada triwulan IV yang diperkirakan menguat.

Optimisme tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat melaporkan perkembangan ekonomi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

“Target (pertumbuhan ekonomi) 5,2 persen tahun ini insyaallah tercapai. Dan triwulan keempat juga insyaallah naiknya di atas 5,9 persen,” kata Airlangga, dikutip Selasa, 16 Desember 2025.

Airlangga juga menyampaikan sejumlah indikator yang dinilai turut menopang optimisme pemerintah, antara lain defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) sebesar USD4 miliar. Selain itu, cadangan devisa Indonesia disebut masih relatif tinggi, yakni USD150 miliar. Dari sisi pembiayaan, penyaluran kredit masih tumbuh 7,36 persen.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah menyiapkan sejumlah program pada akhir tahun yang berfokus pada penguatan konsumsi masyarakat. Salah satunya program Belanja Online dengan target transaksi Rp34 triliun.

Selain itu, pemerintah menggulirkan program Belanja Di Indonesia Saja, dengan diskon hingga 80 persen di pusat perbelanjaan dan target transaksi Rp30 triliun. Program lainnya, Every Purchase Is Cheap (Epic) di ritel modern, ditargetkan mencatat nilai transaksi hingga Rp56 triliun.

“Jadi total belanja di bulan Desember ini diperkirakan Rp110 triliun sampai dengan Rp120 triliun. Nah ini mudah-mudahan akan mendorong pertumbuhan dari segi konsumsi,” ujar Airlangga.

Di luar konsumsi, pemerintah juga mendorong program pariwisata untuk meningkatkan mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Upaya itu dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan publik serta potongan tarif di berbagai layanan angkutan massal.

Airlangga menyebut pemerintah mengusulkan penerapan work from anywhere (work from everywhere) pada 29–31 Desember 2025 guna mendorong peningkatan perjalanan masyarakat selama periode libur.

“Libur anak-anak sekolah itu mulai tanggal 22 sampai dengan tanggal 3. Nah oleh karena itu kami usulkan, jumlah perjalanan selama libur pada waktu lebaran sampai dengan 104 juta perjalanan, dan Desember ini diperkirakan bisa diatas 100 juta,” kata Airlangga.

Ia menambahkan, usulan work from anywhere pada 29–31 Desember diajukan karena tanggal tersebut berada di antara masa libur. “Nah oleh karena itu kami usulkan karena ada tanggal 29, 30, dan 31 yang diantaranya juga di antara libur. Kami usul untuk work from anywhere and everywhere. Karena keluarga gak bergerak kalau orang tuanya, ayahnya gak jalan,” ujarnya.