Jakarta — Penerapan Electronic Know Your Customer (e-KYC) kian menjadi kebutuhan utama dalam layanan jasa keuangan seiring adanya regulasi yang mewajibkan verifikasi identitas untuk menjaga keamanan transaksi, terutama pada layanan pembayaran online. Proses ini dinilai penting bagi layanan yang berkaitan langsung dengan pengelolaan uang elektronik, dompet digital, hingga transfer dana yang disediakan perusahaan financial technology (fintech).
Selain memenuhi ketentuan, e-KYC berperan memastikan sistem hanya dapat diakses pihak yang sah dan terverifikasi, sehingga membantu menekan risiko penipuan maupun penyalahgunaan. Dalam konteks tersebut, proses e-KYC kini dapat didukung AI BigBox dari Telkom Solution, bagian dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
AI BigBox menawarkan tiga kapabilitas utama untuk meningkatkan proses e-KYC. Pertama, Optical Character Recognition (OCR) yang mengekstrak data KTP menjadi format digital secara otomatis. Kedua, Face Liveness Detection untuk memverifikasi keaslian wajah pengguna. Ketiga, Face Similarity yang mencocokkan wajah pengguna dengan foto pada KTP guna memastikan kesesuaian identitas.
Salah satu perusahaan yang memanfaatkan AI BigBox dalam proses e-KYC adalah PT Bimasakti Multi Sinergi (Bimasakti). Sebagai fintech yang berfokus pada layanan pembayaran elektronik (e-payment), Bimasakti membutuhkan proses e-KYC yang cepat dan andal. Penerapan e-KYC disebut menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan dan keamanan pengguna sekaligus mendukung layanan yang lebih optimal.
E-Payment Solution Manager Bimasakti, Rizal Mashuri, menyatakan penggunaan AI BigBox membantu mempercepat dan meningkatkan akurasi verifikasi. “Sejak memanfaatkan AI BigBox, proses e-KYC kami menjadi lebih cepat dan akurat, memungkinkan onboarding pelanggan dalam hitungan menit sekaligus berdampak positif terhadap efisiensi administrasi dan operasional perusahaan secara signifikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/11/2025).
Dari pihak Telkom Indonesia, EGM Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa menyebut AI BigBox dihadirkan untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan daya saing melalui inovasi digital berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepercayaan dan keamanan layanan finansial.

