Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memproyeksikan kinerja outstanding pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) masih berpeluang tumbuh tinggi pada 2026.
Ketua Bidang Hubungan Masyarakat AFPI, Kuseryansyah, menyatakan proyeksi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk masih tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan pindar.
Ia menambahkan, layanan pinjaman daring selama ini menyasar segmen masyarakat yang belum terlayani perbankan (unbanked).

