BERITA TERKINI
AAJI Resmikan Grha AAJI, Pusat Baru Penguatan SDM dan Kolaborasi Industri Asuransi

AAJI Resmikan Grha AAJI, Pusat Baru Penguatan SDM dan Kolaborasi Industri Asuransi

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meresmikan Grha AAJI pada Kamis (23/1), bertepatan dengan ulang tahun ke-24 AAJI dan peringatan hari jadi Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Peresmian ini menandai fase baru penguatan fondasi industri asuransi jiwa, terutama dalam pengembangan talenta dan kolaborasi.

Pelaksana tugas (Plt.) Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo, mengatakan Grha AAJI merupakan hasil proses panjang yang melibatkan banyak pihak dan ditempuh selama beberapa tahun terakhir.

“Hari ini kita meresmikan sebuah gedung, sebuah monumen yang dibanggakan oleh AAJI, sebuah proyek yang telah kita perjuangkan bersama selama beberapa tahun terakhir,” ujar Albertus dalam sambutan peresmian di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.

Lahan Grha AAJI dibeli pada 2019 di kawasan Jakarta Selatan dengan luas 1.841 meter persegi. Dalam perjalanannya, proses pembangunan disebut menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur listrik dan air hingga perizinan tata ruang.

Albertus menjelaskan, pengurus sempat dihadapkan pada pilihan jalur pembangunan yang lebih cepat atau mengikuti proses yang dinilai lebih tepat.

“Kami diberikan pilihan, mau pakai jalur cepat atau jalur yang lurus. Karena gedung ini kami niatkan menjadi center of excellence, maka prosesnya juga harus excellent. Kami pilih jalan yang lurus,” katanya.

Menurutnya, keputusan tersebut berujung pada diperolehnya izin langsung dari gubernur, sehingga pembangunan dapat dilanjutkan secara sah dan berkelanjutan.

Pembangunan fisik Grha AAJI dimulai pada 20 Juni 2024 dan rampung dalam waktu sekitar 1,5 tahun. Gedung ini memiliki total luas bangunan lebih dari 4.200 meter persegi dan dirancang sebagai pusat aktivitas industri asuransi yang modern dan terintegrasi.

Fasilitas yang tersedia mencakup enam ruang kelas, termasuk smart class dengan teknologi kamera otomatis untuk pembelajaran hybrid. Selain itu, terdapat ruang tematik seperti memory hub, mind hub, dan executive hub.

Grha AAJI juga disiapkan sebagai ruang interaksi bagi pemangku kepentingan industri. Area rooftop dirancang untuk jejaring informal, sementara food hub menjadi titik temu bagi berbagai pihak.

Albertus menegaskan, pemanfaatan Grha AAJI bersifat inklusif dan terbuka untuk berbagai pihak, tidak terbatas pada sektor asuransi jiwa.

“Kami berharap Grha AAJI tidak hanya dimanfaatkan oleh asuransi jiwa, tetapi juga saudara-saudara kita di asuransi umum dan para mitra industri lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai peresmian Grha AAJI bukan akhir dari proses, melainkan awal perjalanan baru untuk memperkuat kapasitas industri.

“Grha AAJI bukan akhir dari sebuah proses, tetapi awal perjalanan baru untuk memperkuat talenta industri, memperluas wawasan, dan membangun fondasi yang lebih kokoh bagi masa depan asuransi jiwa Indonesia,” tegasnya.

Dengan lokasi yang disebut strategis dan dekat akses MRT serta ekosistem pendukung di sekitarnya, Grha AAJI diproyeksikan menjadi pusat pengembangan SDM, literasi, riset, dan kolaborasi industri.

“Mari kita bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat melalui SDM yang unggul dan layanan yang berkualitas,” tutup Albertus.