PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) melanjutkan ekspansi regional dengan berpartisipasi dalam penyertaan modal pada perusahaan patungan (joint venture/JV) di Malaysia, Petromar Offshore Sdn Bhd.
Direksi WINS menyampaikan bahwa transaksi penyertaan modal tersebut dilakukan melalui anak usaha perseroan, PT Wintermar. Setelah aksi korporasi ini, kepemilikan saham PT Wintermar di Petromar Offshore Sdn Bhd mencapai 49%.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan WINS, Nely Layanto, menyatakan pendirian perusahaan patungan itu ditujukan untuk memperluas akses perseroan ke pasar Malaysia. “Pendirian perusahaan patungan ini akan memberikan akses yang lebih baik ke pasar Malaysia,” ujar Nely, dikutip dari keterbukaan informasi perseroan pada Jumat (23/1).
Langkah di Malaysia ini mengikuti aksi serupa yang sebelumnya dilakukan WINS di Singapura. Pada 10 Oktober 2025, PT Wintermar masuk dalam penyertaan modal pada Whale Ocean Works Pte. Ltd dengan kepemilikan saham 33%. Perusahaan patungan tersebut bergerak di bidang perancangan dan konsultasi teknik.
WINS juga menyebut pendirian JV sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis maritim baru guna memperkuat sekaligus mendiversifikasi kegiatan operasional perseroan.
Selain ekspansi melalui JV di luar negeri, WINS pada November 2025 mengumumkan dua transaksi lain, yakni penyertaan modal dalam perusahaan patungan dan pendirian anak usaha baru.
Pada 15 November 2025, WINS melakukan penyertaan modal pada PT Pulau Kelapa Perkasa, perusahaan patungan di bidang usaha pelayaran, dengan kepemilikan saham 45%. Menurut perseroan, transaksi ini ditujukan untuk mendukung diversifikasi serta membuka peluang sumber pendapatan baru di masa depan.
Sementara itu, pada 17 November 2025, WINS mendirikan entitas anak baru melalui anak usahanya, yakni PT Marine Solution Management Services yang bergerak di bidang aktivitas pengelolaan kapal. Kepemilikan saham tidak langsung WINS atas entitas tersebut sebesar 100%.
Menurut Nely, pendirian perusahaan ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan mempertajam fokus usaha dengan memisahkan layanan manajemen kapal menjadi entitas tersendiri.

