Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, ramai diperbincangkan dan memicu duka di media sosial. Di tengah suasana tersebut, muncul spekulasi yang menyeret istilah “Whip Pink Gas” sebagai dugaan penyebab kematian mendadak, meski sampai saat ini belum ada bukti hukum maupun medis yang menguatkan kaitannya.
Perbincangan mengenai Whip Pink Gas berkembang cepat di platform X dan TikTok. Banyak warganet mempertanyakan apa sebenarnya Whip Pink, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa produk itu kemudian dikaitkan dengan kabar kematian Lula.
Whip Pink merupakan produk berisi gas nitrous oxide (N2O) yang secara legal digunakan dalam industri kuliner profesional. Gas ini berfungsi sebagai charger pada alat whipped cream agar krim dapat mengembang dengan baik dan menghasilkan tekstur yang stabil.
Dalam konteks medis yang terbatas, nitrous oxide juga dikenal sebagai anestesi ringan, namun penggunaannya dilakukan dengan pengawasan ketat tenaga kesehatan. Di luar fungsi tersebut, gas ini kerap disalahgunakan dengan cara dihirup untuk menimbulkan efek euforia singkat atau sensasi “teler”. Praktik penyalahgunaan ini dikenal sebagai “whippets” di luar negeri dan disebut berisiko tinggi bagi kesehatan.
Istilah Whip Pink mencuat dalam kasus ini setelah beredar rumor mengenai overdosis zat tertentu menyusul kabar meninggalnya Lula. Sejumlah warganet mengaitkannya dengan tren penyalahgunaan “gas tawa” yang disebut marak di pesta pribadi dan kelab malam.
Spekulasi semakin ramai setelah polisi menyebut kondisi bibir jenazah tampak membiru saat ditemukan. Dalam penjelasan medis, kondisi tersebut dikenal sebagai sianosis, yakni perubahan warna kebiruan yang dapat terjadi akibat kurangnya pasokan oksigen ke tubuh. Meski demikian, informasi tersebut belum menjadi bukti bahwa Whip Pink atau nitrous oxide menjadi penyebab kematian.
Dari keterangan pihak kepolisian, penyebab kematian sementara disebut sebagai henti jantung dan henti napas. Sementara itu, keluarga menyampaikan bahwa Lula Lahfah memiliki riwayat penyakit, antara lain GERD, ISK, dan batu ginjal.
Hingga kini, keterkaitan Whip Pink Gas dengan kematian Lula Lahfah masih sebatas spekulasi yang beredar di media sosial dan belum terbukti secara hukum maupun medis.

