BERITA TERKINI
Wamen Ekraf: Industri Gim Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Ekonomi Indonesia

Wamen Ekraf: Industri Gim Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Ekonomi Indonesia

Jakarta — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menilai industri gim di Indonesia berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa sektor ini dapat berperan sebagai “new engine of growth” bagi ekonomi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Irene di sela kegiatan Grand Final M7 World Championship di Stadion Madya GBK, Jakarta, Minggu. Menurutnya, dampak ekonomi dari penyelenggaraan acara gim berskala internasional seperti ini sangat besar, terutama karena turut membawa nama Indonesia ke panggung industri gim global yang memiliki basis penggemar luas.

Irene menjelaskan, jumlah orang yang datang bersama tim-tim peserta dapat mencapai lebih dari 500 orang. Perkiraan itu didasarkan pada asumsi satu tim membawa sekitar 30 orang, dengan total 14 tim yang hadir. Kehadiran ratusan orang tersebut, kata dia, ikut menggerakkan sektor pendukung seperti penginapan di sekitar lokasi kegiatan.

Selain itu, rangkaian acara juga melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di area berbeda, yakni M7 Carnival (Mobile Legends: Bang Bang World Championship Carnival). Irene menilai keterlibatan UMKM turut memperbesar dampak ekonomi dari penyelenggaraan kegiatan.

Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan dukungan terhadap berlangsungnya acara tersebut. Irene menegaskan gim tidak lagi dipandang semata sebagai hobi, melainkan dapat menjadi pemantik perputaran roda perekonomian. “Ini adalah roda pertumbuhan ekonomi. Jadi ini lebih dari permainan,” ujarnya.

Irene juga berharap Indonesia memiliki lebih banyak kesempatan untuk menjadi tuan rumah kegiatan internasional serupa. Pada babak final M7 World Championship, Indonesia diwakili Alter Ego (AE) yang bertanding melawan Aurora Gaming dari Filipina.