BERITA TERKINI
Trump Klaim Rekor Bursa Saham dan Janjikan Insentif untuk Dana Pensiun

Trump Klaim Rekor Bursa Saham dan Janjikan Insentif untuk Dana Pensiun

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bursa saham mencetak rekor dan menyampaikan janji pemberian insentif bagi dana pensiun. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks isu pasar dan kebijakan ekonomi yang menjadi perhatian pelaku investasi.

Dalam informasi yang beredar, klaim mengenai rekor bursa saham disertai dengan rencana insentif yang dikaitkan dengan dana pensiun. Namun, rincian mengenai bentuk insentif, mekanisme penerapan, maupun jadwal implementasinya tidak dijelaskan dalam materi yang tersedia.

Sejumlah isu lain turut mewarnai perhatian pasar, mulai dari perkembangan geopolitik hingga dinamika kebijakan moneter dan sektor industri. Di antaranya mencuat kabar mengenai kesepakatan damai AS–Iran yang disebut berada di depan mata, namun Iran menunda penandatanganan kesepakatan.

Dari dalam negeri, pasar juga mencermati keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga, kenaikan harga Pertamax, serta perubahan pada program MBG yang berujung pada penyesuaian daftar pilihan saham. Di sektor korporasi, Salim Ivomas (SIMP) memberikan penjelasan terkait pemeriksaan transaksi ekspor, sementara Telkom (TLKM) merevisi belanja modal (capex) dan menghadapi pelemahan rupiah sehingga target harga sahamnya dipangkas.

Selain itu, sentimen positif mengalir ke saham emiten nikel seiring regulasi tambang yang dinilai lebih jelas. Di tingkat regional, publik juga menyoroti status penerapan aturan ganjil genap di DKI Jakarta pada Senin (15/6) yang bertepatan dengan hari kejepit.