BERITA TERKINI
IHSG Menguat 0,50 Persen, Sejalan dengan Kenaikan Bursa Asia dan Global

IHSG Menguat 0,50 Persen, Sejalan dengan Kenaikan Bursa Asia dan Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Rabu sore, seiring penguatan bursa saham di kawasan Asia dan global.

IHSG naik 41,40 poin atau 0,50 persen ke posisi 8.322,23. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 5,44 poin atau 0,65 persen ke posisi 843,07.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menyebut sentimen positif antara lain datang dari rebound Wall Street di Amerika Serikat (AS) pada Selasa (24/2), serta penguatan mayoritas indeks saham di Asia pada Rabu (25/2).

Dari luar negeri, pelaku pasar mencermati sejumlah poin dari pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump. Dalam pidatonya, Trump menyerukan pembentukan program pensiun yang didukung pemerintah dan kembali meminta Kongres mengesahkan undang-undang yang melarang investor institusi besar membeli rumah keluarga tunggal. Trump juga menyatakan keberhasilan dalam mendorong ekonomi dan memerangi inflasi, dengan fokus utama pada kebijakan dalam negeri.

Di sisi lain, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada data Initial Jobless Claims AS pekan lalu, yang diperkirakan naik menjadi 210.000 dari sebelumnya 206.000. Dari Eropa, pasar menanti data Economic Sentiment Euro Area untuk Februari 2026 yang diperkirakan sedikit meningkat ke level 99,5 dari 99,4.

Perdagangan IHSG dibuka menguat dan bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, indeks tetap berada di wilayah positif sampai perdagangan berakhir.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor mencatat penguatan. Kenaikan dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik 2,71 persen, disusul sektor industri yang menguat 2,09 persen dan sektor kesehatan yang naik 1,80 persen.

Sementara itu, dua sektor melemah, dengan sektor transportasi dan logistik turun paling dalam 1,62 persen, diikuti sektor keuangan yang turun 0,24 persen.

Saham-saham dengan penguatan terbesar adalah JAYA, SCNP, KAQI, CARS, dan KONI. Adapun saham dengan pelemahan terbesar yakni INDS, INCI, VISI, SSTM, dan IDEA.

Frekuensi perdagangan tercatat 2.796.000 kali transaksi, dengan volume 50,30 miliar lembar saham dan nilai transaksi Rp29,84 triliun. Sebanyak 357 saham menguat, 348 saham melemah, dan 253 saham tidak bergerak.

Di kawasan Asia, sejumlah indeks utama juga menguat. Indeks Nikkei naik 1.269,91 poin atau 2,22 persen ke 58.591,00, indeks Shanghai menguat 29,82 poin atau 0,72 persen ke 4.147,23, dan indeks Hang Seng naik 175,40 poin atau 0,66 persen ke 26.765,72. Sementara itu, indeks Straits Times melemah 8,80 poin atau 0,18 persen ke 5.011,99.