BERITA TERKINI
Travoy Fest 2026: JMRB Pamerkan Travoy Hub dan Travoy Rest, Sekaligus Peluncuran Aplikasi Travoy

Travoy Fest 2026: JMRB Pamerkan Travoy Hub dan Travoy Rest, Sekaligus Peluncuran Aplikasi Travoy

PT Jasamarga Related Business (JMRB) ikut memeriahkan Travoy Fest sekaligus peluncuran Aplikasi Travoy yang digelar di Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Sabtu dan Minggu (10–11/1/2026). Dalam acara tersebut, JMRB menghadirkan booth yang menampilkan Travoy Hub dan Travoy Rest sebagai etalase inovasi layanan untuk mendukung kenyamanan serta kebutuhan pengguna jalan tol.

Travoy Fest merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan awareness dan engagement pengguna jalan tol. Festival ini menghadirkan sesi talkshow dengan narasumber Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, aktris dan presenter Hesti Purwadinata, serta automotive influencer Nabila Putri dan Ridwan Hanif. Selain itu, terdapat program edukasi untuk anak-anak berkolaborasi dengan Fun Cican Show, penampilan musik dari RAN, hingga pembagian doorprize bagi pengunjung.

Di lokasi acara, Rivan menyampaikan bahwa kegiatan ini menampilkan pemanfaatan inovasi dan transformasi digital dalam membangun ekosistem layanan jalan tol yang andal, sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara. Ia juga menyebut Travoy Fest menjadi ajang peluncuran Mobile Apps Travoy dengan tampilan dan fitur terbaru.

Aplikasi Travoy diposisikan sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. Fungsinya antara lain membantu perencanaan perjalanan melalui informasi lalu lintas real-time, akses layanan darurat, serta fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Direktur Utama JMRB Netty Renova mengatakan kehadiran perusahaan dalam Travoy Fest merupakan bagian dari upaya memperkenalkan transformasi layanan rest area yang tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi berkembang sebagai ekosistem layanan terintegrasi. Menurutnya, Travoy Hub dan Travoy Rest dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, konektivitas, serta pengalaman pengguna jalan yang lebih modern.

Netty menjelaskan, Travoy Hub dan Travoy Rest menghadirkan beragam inovasi layanan mulai dari fasilitas pendukung perjalanan, tenant kuliner dan ritel, hingga ruang interaksi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna jalan secara menyeluruh. Inovasi tersebut juga dikaitkan dengan peluncuran Aplikasi Travoy sebagai platform digital yang mengintegrasikan informasi dan layanan Travoy dalam satu genggaman.

Melalui Aplikasi Travoy, masyarakat disebut dapat memantau informasi Travoy Rest yang tersedia di berbagai ruas jalan tol, sekaligus mengetahui lokasi rest area terdekat untuk menunjang perencanaan perjalanan. Netty menyebut aplikasi ini diharapkan memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi rest area, promo, hingga berbagai layanan pendukung perjalanan secara cepat dan praktis.

Selain aspek digital, Travoy Rest juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Fasilitas tersebut meliputi toilet premium, executive lounge, hotel, kawasan ramah disabilitas, serta fasilitas ramah ibu dan anak seperti ruang laktasi dan taman lalu lintas untuk bermain anak. JMRB menyatakan ingin menghadirkan pengalaman beristirahat yang lebih nyaman dan berkualitas sekaligus menjadikan Travoy Rest sebagai ruang singgah yang aman, edukatif, dan bernilai tambah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ke depan, JMRB menyatakan berkomitmen menghadirkan inovasi layanan yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna jalan serta memperkuat sinergi layanan fisik dan digital melalui ekosistem Travoy.

Netty juga memaparkan konsep Travoy Hub sebagai rest area pengembangan pertama di Indonesia yang mengintegrasikan transportasi publik, area komersial, dan layanan kesehatan. Pengembangan dilakukan dalam tiga fase. Pada fase pertama, Travoy Hub menghadirkan stasiun LRT yang terhubung langsung dengan Rest Area KM 05 Jalan Tol Jagorawi untuk mendukung konektivitas antarmoda dan mendorong penggunaan transportasi publik yang efisien serta berkelanjutan.

Fase kedua difokuskan pada pengembangan area ritel dan komersial yang dirancang sebagai ruang publik modern dan diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus tempat singgah bagi pengguna jalan tol dan masyarakat sekitar. Sementara fase ketiga menghadirkan fasilitas rumah sakit melalui kerja sama dengan RS Brawijaya guna melengkapi layanan Travoy Hub dengan akses kesehatan yang mudah dijangkau.

Menurut Netty, Travoy Hub dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang tidak hanya melayani kebutuhan perjalanan, tetapi juga aktivitas ekonomi dan layanan kesehatan. Ia menambahkan, Travoy Hub diharapkan menjadi model pengembangan kawasan terpadu di lingkungan jalan tol serta mendukung peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.