Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat peningkatan transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) selama Ramadan 2026. Dalam tiga pekan Ramadan 1447 Hijriah, total dana ZISWAF yang dihimpun mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali lipat dibandingkan periode Januari yang sekitar Rp16 miliar.
Penghimpunan tersebut dilakukan melalui berbagai kanal layanan, termasuk super app BYOND by BSI, jaringan ATM, layanan kantor cabang, serta transfer antarbank. Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menyebut Ramadan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat aktivitas sosial dan spiritual melalui layanan keuangan syariah.
Anton menjelaskan, salah satu pendorong lonjakan transaksi berasal dari kanal digital, terutama fitur “Berbagi” di aplikasi BYOND. Melalui fitur tersebut, nasabah dapat menunaikan zakat, infak, wakaf, maupun donasi dengan pilihan program sosial yang tersedia.
Pada Ramadan tahun ini, BSI menghadirkan sejumlah program, antara lain berbagi THR untuk anak yatim, paket berbuka puasa dan sahur, serta parsel Ramadan bagi duafa. Selain itu, BSI juga mengajak 50 anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran di Rabbani, Jakarta Timur, sebagai bagian dari kegiatan sosial perseroan.
Menurut Anton, pengembangan BYOND merupakan bagian dari transformasi digital BSI untuk menghadirkan layanan yang terintegrasi, termasuk layanan zakat, infak, donasi, dan wakaf yang terhubung dengan lembaga amil zakat dan lembaga sosial. Saat ini, fitur “Berbagi” di BYOND telah terintegrasi dengan 49 lembaga amil zakat (LAZ) resmi di Indonesia.
Selama Ramadan, transaksi pembayaran zakat melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat hingga 56 persen, disertai kenaikan pada transaksi infak, donasi, dan fidiah. BSI menilai capaian ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat dalam menyalurkan ZISWAF melalui platform digital.
Sejalan dengan peningkatan transaksi tersebut, jumlah pengguna BYOND tercatat mencapai 5,9 juta pengguna atau tumbuh 197 persen secara tahunan (year on year/YoY), dengan dominasi dari generasi Z dan milenial. Pertumbuhan pengguna ini turut mendorong aktivitas digital BSI, dengan total transaksi yang telah menembus lebih dari 500 juta transaksi secara tahunan.
Ke depan, BSI menyatakan akan terus mengembangkan inovasi digital untuk menjangkau segmen yang lebih luas sekaligus memperkuat basis nasabah, yang saat ini disebut telah mencapai 23 juta.