SAMARINDA — Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) kembali mengalami insiden setelah ditabrak tongkang batu bara pada Minggu (25/1/2026) pagi. Benturan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serius pada struktur pelindung jembatan hingga pilar utama, sehingga memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan.
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kalimantan Timur memastikan adanya kerusakan pada safety fender serta pilar jembatan akibat tabrakan tongkang yang melintas di bawah jembatan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, Muhammad Muhran, menyampaikan tim teknis bersama konsultan telah diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 10.00 WITA. Langkah itu dilakukan setelah adanya laporan dari warga dan beredarnya video insiden tersebut di media sosial.

