BERITA TERKINI
Setoran Pajak Neto Januari 2026 Naik 30%, Menkeu Sebut Indikasi Ekonomi Membaik

Setoran Pajak Neto Januari 2026 Naik 30%, Menkeu Sebut Indikasi Ekonomi Membaik

Pemerintah mencatat kenaikan signifikan penerimaan pajak pada awal 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan setoran pajak secara neto pada Januari 2026 tumbuh sekitar 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, berdasarkan laporan terbaru Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“Angka yang baru kita terima tadi, pajak Januari net tumbuh 30 persen,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Purbaya menilai peningkatan setoran pajak tersebut menjadi indikator awal membaiknya aktivitas ekonomi nasional. Menurutnya, kinerja penerimaan pajak kerap mencerminkan pergerakan konsumsi dan aktivitas dunia usaha yang mulai pulih dibandingkan tahun lalu.

“Jadi bagus keadaannya, ekonominya lebih bagus,” ujarnya.

Sebagai pembanding, penerimaan pajak pada Januari 2025 tercatat sebesar Rp88,9 triliun. Angka itu turun tajam dibandingkan Januari 2024 yang mencapai Rp152,9 triliun, seiring tekanan ekonomi global dan perlambatan domestik pada periode tersebut.

Pemerintah menilai lonjakan pada Januari 2026 sebagai sinyal positif bagi kondisi fiskal, terutama setelah sejumlah kebijakan stimulus digulirkan dan penguatan administrasi perpajakan dilakukan. Pertumbuhan penerimaan itu juga dipandang menunjukkan peningkatan kepatuhan wajib pajak di awal tahun.

Purbaya menyebut capaian pada bulan pertama 2026 dapat menjadi modal untuk menjaga momentum penerimaan sepanjang tahun. Pemerintah berharap tren positif berlanjut pada bulan-bulan berikutnya, seiring stabilnya daya beli masyarakat dan membaiknya kinerja sektor usaha.

Meski demikian, Purbaya menegaskan pemerintah tetap mencermati dinamika global dan domestik yang berpotensi memengaruhi penerimaan negara. Evaluasi berkala akan dilakukan agar target pajak 2026 tetap berada pada jalur yang realistis dan berkelanjutan.

Dengan pertumbuhan setoran pajak di awal tahun, pemerintah menyatakan optimistis fondasi fiskal mulai menguat dan memberi ruang lebih besar bagi pembiayaan program pembangunan serta perlindungan sosial ke depan.