BERITA TERKINI
Konflik Iran Dorong Kekhawatiran Stagflasi, Aktivitas Bisnis Zona Euro Melemah

Konflik Iran Dorong Kekhawatiran Stagflasi, Aktivitas Bisnis Zona Euro Melemah

WASHINGTON — Konflik bersenjata yang melibatkan Iran dalam empat pekan terakhir mulai mengguncang stabilitas ekonomi sejumlah negara utama dunia. Lonjakan harga energi dan meningkatnya ketidakpastian pasar memicu kekhawatiran stagflasi, yakni kondisi ketika pertumbuhan ekonomi melambat tajam di tengah inflasi yang tetap tinggi dan sulit dikendalikan.

Kepala ekonom bisnis S&P Global Market Intelligence, Chris Williamson, menilai situasi di zona euro kini menjadi sinyal peringatan bagi perekonomian internasional.

“Kondisi zona euro membunyikan alarm stagflasi, yakni kombinasi stagnasi ekonomi dengan kenaikan harga,” kata Williamson menanggapi hasil survei bisnis terbaru, dikutip dari Reuters, Jumat (27/3/2026).

Berdasarkan laporan S&P Global, Indeks Manajer Pembelian (PMI) komposit zona euro turun ke level terendah dalam 10 bulan, mencapai 50,5 pada Maret 2026. Penurunan tersebut mencerminkan tertahannya aktivitas sektor swasta, yang disebut dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dan gas serta gangguan pada rantai pasok global.