Atlet para bulutangkis putri Indonesia, Qonitah Ikhtiar Sakuroh, meraih medali emas ASEAN Paragames (APG) 2025 pada nomor Women’s Single SL3. Prestasi itu diraih setelah tampil dominan dalam laga penentuan di SPADT Indoor Stadium, Thailand.
Partai final berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima. Qonitah berhasil mengamankan kemenangan atas wakil Malaysia dan memastikan medali emas untuk Indonesia.
“Alhamdulillah tadi melawan Malaysia bisa bermain cukup baik hingga meraih medali emas,” kata Qonitah, dikutip dari laman Kemenpora RI, Minggu, 25 Januari 2026.
Qonitah menyebut medali emas tersebut merupakan target individu yang berhasil diwujudkan. Peraih emas dan perunggu APG Kamboja itu juga mengaku baru pertama kali berhadapan dengan lawannya dari Malaysia.
Menurut Qonitah, Siti Maisarah perlu diwaspadai karena masih berusia muda. “Itu pertama kali saya bertemu wakil Malaysia dan saya memilih bermain fokus,” ujarnya.
Ia menilai lawannya memiliki potensi untuk berkembang pada ajang berikutnya dengan persiapan yang berbeda.
Sementara itu, pelatih para bulutangkis Indonesia Jarot Hernowo menyampaikan target tim untuk meraih lima medali emas telah tercapai. Ia mengatakan raihan tersebut masih berpeluang bertambah dari nomor-nomor yang masih tersisa, sekaligus berharap Indonesia dapat keluar sebagai juara umum. “Target lima emas terpenuhi dan kami menampilkan final sesama Indonesia,” ujar Jarot.

