Pemerintah Kabupaten Purworejo meluncurkan dua inovasi layanan kepegawaian yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, yakni Sistem Informasi untuk Kompetensi dan Pengembangan Terintegrasi ASN (Sinergi ASN) serta Sarana Pendamping ASN (Sapa ASN). Peluncuran ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya inovasi berkelanjutan di lingkungan pemerintahan.
Peresmian kedua inovasi tersebut berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, di Kantor BKPSDM Kabupaten Purworejo. Acara diresmikan langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, S.H. Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan itu, antara lain Camat Loano Kusairi, AP., MM., Kepala BKPSDM Agung Wibowo, AP., MM., jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi atas langkah inovatif BKPSDM dalam meningkatkan kualitas layanan kepegawaian bagi aparatur sipil negara (ASN). Ia menilai inovasi tersebut sejalan dengan arah Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.
“Semoga inovasi ini dapat mendukung penguatan budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo, yang alhamdulillah pada tahun 2025 kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang Innovative Government Award dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa perkembangan zaman, teknologi, serta tuntutan kebutuhan masyarakat mendorong pemerintah untuk terus menghadirkan layanan publik yang inovatif, efisien, efektif, dan responsif. Dalam konteks tersebut, inovasi di bidang kepegawaian dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Ia berharap Sinergi ASN dan Sapa ASN dapat menjadi solusi terintegrasi dalam pengelolaan kepegawaian sekaligus pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Target akhirnya adalah terwujudnya ASN yang kompeten, profesional, inovatif, dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Purworejo Agung Wibowo menjelaskan bahwa Sinergi ASN merupakan portal terintegrasi yang memudahkan ASN mengakses informasi kepegawaian sekaligus mendukung pengembangan kompetensi secara lebih fleksibel dan efisien.
“Melalui Sinergi ASN, pengembangan kompetensi aparatur dapat diakses dengan mudah, sehingga mendorong peningkatan profesionalitas dan kualitas kinerja ASN di seluruh perangkat daerah,” jelasnya.
Adapun Sapa ASN, lanjut Agung, merupakan layanan pendampingan untuk membantu ASN menghadapi berbagai persoalan, baik terkait kepegawaian, psikologis, maupun hukum. Layanan ini dilengkapi ruang konsultasi serta dukungan tenaga ahli, seperti psikolog, ahli gizi, dan pendamping hukum.
Kehadiran Camat Loano Kusairi dalam peresmian tersebut disebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kecamatan Loano terhadap penguatan inovasi layanan kepegawaian. Pemerintah daerah berharap kedua inovasi itu dapat diimplementasikan secara optimal hingga tingkat kecamatan, sehingga berdampak pada peningkatan kinerja ASN dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

