BERITA TERKINI
Prudential Catat Pertumbuhan Dua Digit pada 2025, Dorong Digitalisasi dan Perkuat Modal

Prudential Catat Pertumbuhan Dua Digit pada 2025, Dorong Digitalisasi dan Perkuat Modal

Pada 18 Maret 2026, Prudential Group (Prudential) mengumumkan hasil keuangan untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perusahaan melaporkan pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator keuangan utama, mencerminkan kinerja yang dinilai stabil di tengah meningkatnya permintaan perlindungan keuangan, layanan kesehatan, dan akumulasi kekayaan di pasar Asia.

Selain menjaga laju pertumbuhan, Prudential juga menekankan adanya peningkatan kualitas laba, efisiensi modal, serta kemampuan menghasilkan arus kas—tiga faktor yang dinilai penting bagi perusahaan asuransi jiwa di tengah kondisi pasar yang bergejolak.

Sepanjang 2025, pendapatan bisnis baru Prudential meningkat 12% menjadi US$2.782 juta. Margin keuntungan bisnis baru juga naik menjadi 42%, yang disebut mencerminkan peningkatan kualitas bisnis baru, tidak hanya pertumbuhan skala.

Dari sisi profitabilitas, laba operasi per saham naik 12%. Sementara itu, surplus pasar bebas dari operasi meningkat 15% menjadi US$3.059 juta.

Prudential menyatakan kinerja tersebut ditopang pertumbuhan yang konsisten sepanjang empat kuartal 2025, dengan kontribusi dari pasar dan saluran distribusi yang terdiversifikasi. Perusahaan juga melaporkan tetap mempertahankan rasio surplus modal yang tinggi. Di sisi pemeringkatan, S&P Global Ratings menaikkan peringkat kekuatan keuangan unit-unit utama Prudential menjadi AA dari sebelumnya AA-, yang mencerminkan basis modal grup yang kuat.

CEO Prudential Group, Anil Wadhwani, mengatakan 2025 menjadi tahun pertumbuhan yang konsisten bagi perusahaan dengan capaian dua digit pada indikator utama. Menurutnya, tren tersebut didorong meningkatnya permintaan asuransi, pensiun, dan manajemen aset dari pelanggan di pasar Asia dan Afrika.

Ia juga menyoroti percepatan digitalisasi dalam menarik dan melayani pelanggan, yang disebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas tim agen, memperkuat operasional, mendukung inovasi produk, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Upaya ini, menurut Wadhwani, didorong investasi pada modernisasi platform teknologi, peningkatan kualitas data, serta optimalisasi efisiensi operasional. Prudential juga menyatakan terus memperkuat model distribusi multi-saluran, memperluas kemitraan dengan saluran perbankan, dan meningkatkan kualitas layanan konsultasi, seiring kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Dalam konteks Asia yang menghadapi kesenjangan antara stabilitas keuangan saat ini dan kemampuan mempertahankan pilihan jangka panjang di masa depan, Prudential menegaskan perannya sebagai mitra untuk membangun keamanan keuangan yang berkelanjutan. Perusahaan menyatakan fondasi keuangan yang kuat memungkinkan mereka melanjutkan investasi jangka panjang untuk mendukung individu dan keluarga dalam memperkuat ketahanan terhadap guncangan keuangan serta melindungi tujuan hidup penting.

Memasuki 2026, Prudential menargetkan tetap menjaga pertumbuhan yang disiplin dan berkualitas tinggi, sekaligus meningkatkan efisiensi melalui digitalisasi, analitik data, dan AI. Perusahaan menyatakan langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian tujuan keuangan 2027 dan meningkatkan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.