Pembangunan pelabuhan peti kemas di Muaro Jambi dinilai memiliki potensi strategis sebagai bagian dari penguatan infrastruktur dan penggerak aktivitas ekonomi. Gagasan ini disampaikan Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd, Guru Besar UIN STS Jambi, yang menekankan bahwa proyek tersebut tidak semata dipahami sebagai pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya mendorong dampak berganda (multi player efek/MPE) dalam pembangunan.
Dalam tulisannya, Prof. Mukhtar Latif menggarisbawahi pentingnya melihat pembangunan pelabuhan peti kemas Muaro Jambi sebagai strategi yang dapat memperluas manfaat pembangunan. Fokusnya tidak hanya pada tersedianya fasilitas logistik, tetapi juga pada peluang memperkuat keterhubungan ekonomi dan meningkatkan nilai tambah bagi wilayah.
Melalui pendekatan tersebut, pelabuhan peti kemas diposisikan sebagai simpul yang berpotensi memicu aktivitas turunan, baik dari sisi distribusi barang maupun dinamika pembangunan daerah. Dengan demikian, pembahasan mengenai proyek ini diarahkan pada strategi dan prospek peningkatan MPE agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Meski demikian, uraian yang disampaikan menekankan bahwa pembangunan pelabuhan peti kemas Muaro Jambi perlu dipahami dalam kerangka perencanaan yang matang, mengingat tujuan utamanya adalah menghasilkan dampak pembangunan yang lebih besar daripada sekadar penyediaan infrastruktur.

