BERITA TERKINI
Ratusan Pelajar SMP di Bandung Ikuti Program Literasi Keuangan, Belajar Pencatatan Pengeluaran hingga Pengambilan Keputusan

Ratusan Pelajar SMP di Bandung Ikuti Program Literasi Keuangan, Belajar Pencatatan Pengeluaran hingga Pengambilan Keputusan

Ratusan pelajar SMP di Kota Bandung akan dibekali literasi keuangan melalui pembelajaran pencatatan sederhana pengeluaran, diskusi, hingga latihan mengambil keputusan finansial dengan pendampingan orang tua. Kegiatan ini dilakukan melalui program JA SparktheDream yang menggunakan aplikasi sebagai bagian dari program literasi keuangan.

Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy F Manik, mengatakan anak-anak kini semakin cepat memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan finansial beserta risikonya seiring perkembangan era digital. Karena itu, pihaknya menghadirkan pembelajaran literasi keuangan yang dinilai relevan dengan keseharian pelajar, sekaligus melibatkan orang tua dan sekolah.

Menurut Rudy, literasi keuangan yang dipraktikkan sejak dini di rumah dan sekolah dapat menjadi fondasi penting agar generasi muda mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak pada masa depan. Ia juga menyoroti tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa yang masih berada di angka 56,42 persen berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di sisi lain, Rudy menilai generasi muda tumbuh di tengah ekosistem keuangan digital yang semakin kompleks dan mudah diakses. Ia menyebut layanan seperti dompet digital berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak disertai pemahaman yang memadai.

Direktur Eksekutif organisasi nirlaba Prestasi Junior Indonesia (PJI), Utami Anita Herawati, menyampaikan bahwa guru akan dilibatkan dalam jangka panjang melalui pembekalan metodologi, materi, serta metode pembelajaran yang dapat diadaptasi ke dalam kurikulum literasi keuangan di sekolah.

Utami menambahkan, keterlibatan sukarelawan dari FWD Insurance turut memperkaya proses belajar. Dengan demikian, guru dan siswa dapat memperoleh perspektif yang lebih utuh antara teori, praktik, dan realitas di lapangan.

JA SparktheDream memasuki tahun keempat pelaksanaannya pada 2026. Program ini ditargetkan menjangkau 2.300 siswa SMP di wilayah Jabodetabek, Bandung, Cimahi, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, hingga Denpasar, dan berlangsung hingga November 2026. Pada 2025, sebanyak 6.000 pelajar disebut telah berpartisipasi.

Pembelajaran akan disampaikan oleh fasilitator PJI bersama guru dan sukarelawan FWD Insurance melalui sesi kelas, platform pembelajaran daring, serta aktivitas di rumah bersama keluarga. Para siswa akan mempraktikkan materi keuangan, termasuk pencatatan sederhana pengeluaran dan pengambilan keputusan finansial dengan pendampingan orang tua.