BERITA TERKINI
PGN Mulai Operasikan Mother Station CNG di Medan untuk Perluas Layanan Gas Bumi Non-Pipa

PGN Mulai Operasikan Mother Station CNG di Medan untuk Perluas Layanan Gas Bumi Non-Pipa

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), resmi mengoperasikan Mother Station (MS) Compressed Natural Gas (CNG) di Kota Medan. Fasilitas ini mulai beroperasi setelah seluruh tahapan commissioning pasokan gas bumi diselesaikan, sebagai bagian dari penguatan layanan gas bumi di Provinsi Sumatera Utara melalui skema Beyond Pipeline.

Peresmian pengoperasian MS CNG Medan dihadiri Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham, perwakilan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, serta Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan.

MS CNG Medan mulai dibangun pada Juni 2025. Fasilitas ini berlokasi di Simpang Kantor, Martubung, Kota Medan, di atas lahan milik PGN seluas 1.357 meter persegi. Kapasitas penyalurannya mencapai 1 MMSCFD, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gas bumi sektor industri, komersial, dan UMKM di wilayah Sumatera Utara, terutama bagi pelanggan yang berada di luar jangkauan jaringan pipa gas.

RSU Haji Medan menjadi pelanggan pertama dalam tahap commissioning tersebut.

Direktur Utama Gagas Santiaji Gunawan menyatakan, beroperasinya MS CNG Medan merupakan langkah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di Sumatera Utara. Ia menyebut fasilitas ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan pelanggan non-pipa sekaligus memperluas akses energi yang dinilai lebih bersih dan efisien di wilayah tersebut.

Sebelum beroperasi secara komersial, MS CNG Medan menjalani proses commissioning untuk memastikan sistem dan peralatan berfungsi sesuai standar keselamatan serta keandalan operasi. Tahapan ini meliputi pengujian peralatan utama, sistem keselamatan, serta verifikasi kesesuaian teknis dengan desain dan prosedur yang ditetapkan. Setelah proses tersebut rampung, fasilitas dinyatakan siap beroperasi penuh.

Saat ini, Gagas menyalurkan gas bumi dalam bentuk CNG melalui 15 stasiun pengisian CNG dan empat Mobile Refueling Unit yang tersebar di tujuh provinsi. Kehadiran MS CNG Medan diharapkan memperkuat distribusi gas bumi nasional serta mendukung transisi energi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Santiaji juga menyampaikan bahwa pemanfaatan gas bumi melalui CNG dapat menjadi salah satu solusi bagi pelanggan untuk beralih dari bahan bakar yang lebih intensif emisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen PGN dan Gagas dalam mendukung transisi energi nasional serta pengurangan emisi karbon.